Lampung Timur (humas) - Kakankemenag Lampung Timur, Indrajaya damoingi Kabid Penaiszawa dalam monitoring & evaluasi (monev) Program Pemberdayaan Ekonomi Umat pada KUA Kecamatan Sukadana, Kamis (31/10/2024).
Hadir pada kegiatan tersebut, Kabid Penaiszawa Erwinto, Kakankemenag Lampung Timur Indrajaya, Penyelenggara Zawa Kemenag Lampung Timur, Kusaenk, Bank DKI, Kepala KUA kecamatan Sukadana, Retno Setiawan SB, Purbolinggo, Muhammad Akmal, CWC, Way Bungur, Miftahuddin, Bumi Agung Tongat, dan Labuhan Ratu Solihin Panji, serta Para Penyuluh Agama Islam selaku Pendamping, dan Para Pelaku Usaha Penerima Manfaat Pemberdayaan.
KakanKemenag Lampung Timur, Indrajaya mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari revitalisasi KUA yang bertujuan meningkatkan pelayanan di bidang pemberdayaan ekonomi umat dalam rangka memperkuat tugas dan fungsi KUA di bidang zakat dan wakaf yang berprinsip kepada aktivitas proaktif, edukatif, kolaboratif, empowering, dan akuntabel.
"Program ini telah memberikan bantuan modal usaha yang bersumberkan dari APBN, berupa uang Rp 10 juta kepada 10 keluarga penerima manfaat dengan target sasaran keluarga muda, keluarga terdampak jrisis ekonomi, dan dhuafa yang memiliki potensi ekonomi serta kelompok binaan penyuluh agama Islam." Terang Indrajaya.
Kabid Penaiszawa, Erwinto menambahkan, selain bertujuan menguat akses pendampingan dan pemberdayaan ekonomi umat di tingkat kecamatan, program ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat melalui berzakat dan berwakaf, serta dapat diimplementasikan melalui peningkatan literasi zakat dan wakaf.
"Dalam pelaksanaan pendampingan program KUA Percontohan Ekonomi Umat dan dalam pelayanan konsultasi zakat dan wakaf di KUA, penyuluh agama Islam harus memiliki kapasitas dan kemampuan untuk memberikan informasi yang valid dan update mengenai perkembangan zakat dan wakaf di Lampung Timur sesuai dengan segmentasi masyarakat yang diberikan edukasi," imbuh Erwinto.
Kegiatan ini sebagai langkah evaluasi terhadap program yang sudah dua tahun berjalan di KUA Sukadana.
Kepala Kankemenag Lampung Timur, Indrajaya dalam sambutannya menjelaskan bahwasanya program yang sudah dua tahun berjalan bisa dikembangkan, tentunya peran pendamping yang harus di tingkatkan lagi. Adapun segala kendala yang ada harus kita cari solusi terbaik agar program yang sudah berjalan bisa berkembang, tuturnya.
Rapat semakin efektif ketika penerima manfaat yang hadir satu persatu menyampaikan perkembangan dari usaha yang dijalani. Dengan harapan bisa di dapatkan gambaran usaha yang dijalankan serta diberikan arahan apabila terdapat kendala didalam usaha yang dijalankan. ***(SZP)
