Lampung Timur (Humas) -- Kepala Kantor Kemenag Lampung Timur, H. Indrajaya, S.Ag.,M.A.P. pimpin langsung Rapat Internal Evaluasi Penyerapan Anggaran dan Progres Zona Integritas di Kemenag Lampung Timur, Kamis (12/09/24) Hadir Kasubbag TU, Kasi PHU, Kasi PAPKI, Penyelenggara Zawa, Penyelenggara Hindu, dan seluruh Staff Kemenag Lampung Timur. Rapat evaluasi tersebut digelar untuk mengetahui sejauh mana serapan anggaran yang sudah tercapai sampai akhir September 2024 ini.
Pada kesempatan tersebut, Indra mengingatkan terkait serapan anggaran tahun 2024. Menurutnya sampai akhir September ini serapan masih belum optimal. Masih banyak satker yang serapan anggarannya dibawah ambang batas yang telah ditargetkan. Ia minta serapan anggaran tahun 2024 minimal diangka 60 s.d 70 persen pada akhir September 2024. Ia mendorong setiap anggaran yang bisa diserap, segera diserap jangan ditunda tunda lagi, baik anggaran pemeliharaan, belanja maupun kegiatan lainnya.
Selanjutnya, untuk menggali hambatan, kendala dan penyebab masih rendahnya serapan anggaan, Indra membuka ruang diskusi. Setiap PPK, bendahara pengeluaran, perencana dan peserta lainnya diberi kesempatan untuk memberikan penjelasan agar didapat gambaran utuh terkait postur anggaran, hambatan dan kendala yang dihadapi masing-masing satker.
Sementara itu terkait pelaksanaan Zona Integritas, Indra mengingatkan bahwa Zona Integritas adalah salah satu kontrak kerja Kemenag Majalengka Tahun 2024, dimana tahun 2024 ini ditargetkan bisa lolos ke tahap selanjutnya. Oleh karena itu, Ia meminta dukungan penuh dari semua pihak agar target tersebut tercapai. Tim ZI yang sudah terbentuk diminta agar segera bergerak kembali mengumpulkan eviden dan menguploadnya ke PMPZI. Sehingga pada saatnya penilaian nanti sudah siap.
Selain itu, Indra juga berbagi pengalaman dan kiat-kiat sukses yang telah diterapkan dalam Kabupaten Lampung Timur. Salah satunya adalah komitmen kuat dari seluruh satker, termasuk kepala ruangan hingga staf, untuk aktif menggunakan dan memelihara sistem kearsipan secara rutin.
"Kunci keberhasilan penerapan aplikasi kearsipan adalah dukungan penuh dari semua ASN Kemenag Lampung Timur, mulai dari pimpinan hingga staf. Selain itu, pelatihan dan sosialisasi secara berkala juga sangat penting untuk memastikan pemahaman yang baik tentang penggunaan aplikasi ini," tambahnya. (PJ)
