Lamoung Timur (humas) -- Kemenag Lampung Timur gelar sosialisasi Program Kampug Zakat bersama Pemkab Lampung Tinur, BAZNAS, BWI, LAZIZNU, LAZIZMU, APRI, dan Pokjaluh yang dilaksanakan di Aula Kankemenag Lampung Timur, (1/7/2024).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kakankemenag Lampung Timur, H. Indrajaya, S. Ag., Kabag Kesra Setdakab Lampung Timur, H. Imam Ghozali, S. Ag. M. Ag., Kasubbag TU, Penyelenggara Zakat Wakaf, Ketua BWI, Ketua BAZNAS, Para Kepala KUA, dan Pengurus Pokjaluh, serta beberapa Staf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur.
Kakankemenag, Indrajaya menjelaskan "Program Kampung Zakat merupakan salah satu program sinergi antara Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama dengan Baznas dan stake holder lainnya. Kampung Zakat digulirkan sebagai upaya mengentaskan kemiskinan dan mengungkit ekonomi umat di berbagai daerah di Indonesia” jelasnya
Kabag Kesra, Imam Ghozali dalam sambutannya menyampaikan optimis jika program zakat ini mulai berjalan, maka pegawai Pemda Lampung Timur akan mensupport sebagaimana pemda sangat mendukung program pensejahteraan umat melalui pemberdayaan zakat ini.
"Kita sedang menggodog peraturan Bupati terkait penghimpunan zakat profesi pegawai inibyang langsung dikelola oleh BAZNAS Lampung Timur, yang pengelolaannya transparan, amanah, dan akuntabel" paparnya.
Pada kesempatan yang sama, Penyelenggara Zakat Wakaf, Kusaeni memalarkan bahwa Kampung Zakat telah dirintis sejak tahun 2018, tetapi belum mempunyai tilok khusus.
"Melalui program ini, Kementerian Agama ingin membantu kampung-kampung zakat bisa berkembang dan bertumbuh khususnya di Kabupaten Lampung Tinur, karena dimulai tahun 2024 ini kita fokuskan kampu g zakat di satu tilok, byakni Desa Bumijawa Kecamatan Batanghari Nuban, dengan berbagai kajian dan pertimbangan, karena program ini sekaligus menjadi upaya negara dalam meningkatkan perekonomian umat melalui optimalisasi dana zakat" lanjutnya. ***(SZP)
