Search

“Halal diperpanjang” Kemenag Lampung Timur Adakan Peningkatan Kompetensi Bagi Pendamping Proses Produk Halal

“Halal diperpanjang” Kemenag Lampung Timur Adakan Peningkatan Kompetensi Bagi Pendamping Proses Produk Halal

Lampung Timur (Humas) ~ Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAIN Metro adakan kegiatan “Peningkatan Kompetensi Pendamping Proses Produk Halal (PPPH) bersama satgas halal Lampung Timur di Aula Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Kamis-Jumat 6 - 7 Juni 2024.

Kegiatan ini diikuti oleh Penyuluh Agama Islam yang merupakan Pendamping Proses Produk Halal 2022 hingga saat ini. Hadir menjadi narasumber Prof. Dr. Situ Nurjanah, M.Ag, PIA (Rektor IAIN Metro), Dr. Lilik Hamidah,S.Ag (Halal Center UIN Sunan Ampel), Dr. Edi Susilo, M.H (Ketua Halal Center UIN Raden Intan Lampung), Dr. Imam Mustofa, M.S.I (Ketua LPPH), M. Mujib Baidhowi, S.E.I, M.E (Trainer Metro Halal Center), Wahyu Abdul Jafar, M.H (Ketua Metro Halal Center) juga satgas Halal Lampung Timur H.Masturi,S.Ag dan Kepala Kemenag Lampung Timur, H.Indrajaya,S.Ag, M.A.P. 

Dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada IAIN Metro juga Halal Center atas kepercayaan kepada Kemenag Lampung Timur dalam upaya peningkatan kompetensi bagi PPPH yang ada di Lampung Timur, perpanjangan waktu dalam pendampingan hingga 2026 yang merupakan bentuk kepedulian pemerintah pada masyarakat UMKM diharapkan mampu mengoptimalisasi  para PPPH untuk terus mendampingi pelaku usaha hingga pada waktunya wajib halal tiba. 

Kegiatan dibuka dengan materi “Perkembangan Kebijakan dan regulasi Jaminan Produk Halal serta Implementasinya” oleh Dr. Hj. Lilik Mahmudah, S.Ag,M.S.I, dalam materinya, mengatakan bahwa Indonesia merupakan 86,7% yang memiliki populasi Muslim terbanyak di dunia. Kenapa harus halal? Dengan nilai - nilai yang memiliki daya tarik universal dan juga merupakan cara pandang hidup bagi muslim, sehingga tidak hanya kehalalan yang harus menjadi wajib bagi konsumsi muslim, tapi juga memiliki aspek kelayakan dalam setiap makanan dan minuman. 

Selanjutnya akan ada kolaborasi kegiatan dalam rangka dukungan program prioritas pemerintah antara kementerian Agama dan Stake Holder terkait dan  akan terus bersinergi dalam pengabdian masyarakat, kata Rektor IAIN (Devi)