Gubernur Lampung Arinal Djunaidi didampingi Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Anggota DPD RI, Forkopimcam Se Lampung Timur, Kepala KUA Kecamatan Jabung Imron Rosyadi beserta Fungsional Penghulu, Penyuluh Agama Islam dan Staf KUA menghadiri Pengajian Akbar Pemerintah Provinsi Lampung di Lapangan Desa Gunung Mekar, Jabung, Lampung Timur, Senin (04/12/2023).
Pengajian yang diisi tausyiah oleh Ustadz Taufiqurrahman, S.Q. yang terkenal dengan ustadz pantun tersebut dihadiri juga oleh ribuan masyarakat dari Kecamatan Jabung dan masyarakat Lampung Timur.
Gubenur Lampung Arinal Djunaidi mengajak kepada diri sendiri sebagai pemimpin dan juga masyarakat Jabung untuk menjaga nilai-nilai ketakwaan dalam setiap tindakan dan kebijakan yang diperbuat.
Gubernur Arinal menilai bahwa Kabupaten Lampung Timur adalah daerah yang kaya akan budaya, kearifan lokal serta keberagaman dan dalam keberagaman tersebut menurutnya dapat menemukan persatuan yang kuat dalam iman kepada Allah SWT.
Dalam kesempatan ini Gubernur Lampung juga menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu, fakir miskin serta pemberian bantuan untuk Pondok Pesantren, Masjid dan Mushola di Lampung Timur.
Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi mengajak untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan serta tekat kerja keras untuk bersama-sama meningkatkan kualitas yang telah berjalan selama ini.
"Ia berharap antara pemerintah dan masyarakat berada dalam satu harapan yaitu mewujudkan cita-cita dalam meraih kemajuan Kabupaten Lampung Timur."
Lebih dari itu, ia berharap dengan adanya pengajian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan keagamaan. Terang Azwar Hadi.
Pada kesempatan tersebut juga, Kepala KUA Kecamatan Jabung Imron Rosyadi saat di wawancara team humas Kemenag Lampung Timur menyampaikan bahwa Pengajian Akbar ini merupakan langkah dalam upaya meningkatkan iman dan taqwa serta menjadi ajang silaturahmi memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat Lampung Timur, ujarnya
Selanjutnya Imron Rosyadi mengatakan pengajian akbar ini merupakan momentum yang membawa umat Islam kembali kepada nilai-nilai keagamaan dan kebajikan. Imbuhnya.
