Search

Bimwin Tak Sekadar Formalitas, Kemenag Lamtim Perkuat Pembinaan Calon Pengantin untuk Cegah Perceraian

Bimwin Tak Sekadar Formalitas, Kemenag Lamtim Perkuat Pembinaan Calon Pengantin untuk Cegah Perceraian

Lampung Timur, Kemenag (Humas) — Upaya membangun keluarga yang harmonis perlu dimulai sejak sebelum pasangan memasuki kehidupan rumah tangga. Karena itu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur memperkuat pelaksanaan program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) melalui Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Program Bimwin Bimas Islam yang digelar di Pekalongan, Kamis (5/11/2026).



Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lampung Timur, Rokhman, Kepala Seksi Bimas Islam Deswin Fitra, Ketua Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Lampung Timur Feri Prastiana yang juga menjabat Kepala KUA Sekampung Udik, serta para Kepala KUA se-Kabupaten Lampung Timur.

Dalam arahannya, Rokhman menekankan perlunya evaluasi terhadap berbagai bentuk pelaksanaan kursus calon pengantin (suscatin) agar materi Bimwin benar-benar sesuai dengan indikator pembinaan dan kebutuhan pasangan yang akan menikah. Menurutnya, penyampaian materi tidak boleh hanya menjadi rutinitas atau formalitas, tetapi harus mampu menyentuh kesadaran calon pengantin.


“Kalau pembinaan tidak disampaikan dari hati, pesannya juga tidak akan sampai ke hati. Karena itu, Bimwin harus benar-benar menyentuh calon pengantin, bukan sekadar menggugurkan kewajiban kegiatan,” tegas Rokhman.


Ia juga mengingatkan pentingnya memberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban suami istri. Bekal tersebut diperlukan agar pasangan mampu memahami tanggung jawab masing-masing, membangun komunikasi yang baik, dan tidak mudah saling menyalahkan ketika menghadapi persoalan rumah tangga. Hal ini menjadi semakin penting sebagai salah satu upaya mengantisipasi persoalan keluarga dan menekan angka perceraian.



Rokhman turut meminta seluruh Kepala KUA menunjukkan perubahan positif dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan di wilayah masing-masing. Menjelang akhir tahun, ia mengharapkan partisipasi aktif, kolaborasi, dan dukungan seluruh jajaran untuk menyukseskan program Bimas Islam serta menjaga nama baik Kemenag Lampung Timur.

Kepala Seksi Bimas Islam, Deswin Fitra, turut menguatkan arahan tersebut dengan menekankan pentingnya kesamaan komitmen antara jajaran Bimas Islam, APRI, dan seluruh Kepala KUA. Pelaksanaan Bimwin perlu terus diperbaiki agar pembekalan yang diberikan benar-benar bermanfaat dan mampu meningkatkan kesiapan calon pengantin dalam membangun kehidupan keluarga.


Melalui rapat koordinasi dan sosialisasi ini, Kemenag Lampung Timur berharap pelaksanaan Bimwin semakin berkualitas dan tidak berhenti pada kegiatan administratif. Penguatan peran KUA dan penghulu diharapkan dapat menghadirkan pembinaan yang lebih bermakna sehingga pasangan calon pengantin memiliki pemahaman, kesiapan, dan tanggung jawab dalam mewujudkan keluarga yang harmonis dan berkelanjutan.