Search

KUA Way Bungur Berikan Edukasi Bijak Bermedia Sosial dan Bahaya Pornografi kepada Siswa MTs Ma'arif 6

KUA Way Bungur Berikan Edukasi Bijak Bermedia Sosial dan Bahaya Pornografi kepada Siswa MTs Ma'arif 6


Way Bungur (Humas) – Pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Way Bungur melalui Tim 1 melaksanakan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) bagi siswa kelas IX MTs Ma’arif 6 Taman Negeri, Kecamatan Way Bungur, pada Kamis (29/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula madrasah tersebut menghadirkan tiga materi edukasi untuk membekali remaja dengan pengetahuan dan pemahaman dalam menghadapi tantangan pergaulan di era digital.

Tim 1 KUA Way Bungur terdiri atas tiga Penyuluh Agama Islam, yakni Herlina Apriyani, Zaynal Abidin, dan Siswanto. Ketiganya menyampaikan materi sesuai dengan bidang pembinaan masing-masing.


Materi pertama disampaikan oleh Herlina Apriyani dengan tema “Bijak dalam Bermedia Sosial”. Dalam sesi ini, siswa mendapatkan pemahaman tentang pentingnya menggunakan media sosial secara bijak, bertanggung jawab, serta mampu memilah informasi yang diterima maupun dibagikan. Remaja juga perlu memahami bahwa aktivitas di ruang digital harus tetap memperhatikan etika dan dampaknya bagi diri sendiri maupun orang lain.

Materi kedua disampaikan oleh Zaynal Abidin dengan tema “Bahaya Pornografi”. Materi ini memberikan edukasi kepada siswa mengenai dampak negatif paparan pornografi terhadap perkembangan remaja, pola pikir, perilaku, serta kehidupan sosial. Melalui pembahasan tersebut, siswa diharapkan mampu menjaga diri dari konten negatif, menggunakan internet secara sehat, dan berani menghindari lingkungan digital yang berisiko.


Sementara itu, materi ketiga disampaikan oleh Siswanto dengan tema “Dampak Pernikahan Dini”. Dalam penyampaiannya, siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya mempersiapkan kematangan fisik, mental, emosional, pendidikan, dan tanggung jawab sebelum memasuki kehidupan pernikahan. Edukasi ini diharapkan dapat mendorong remaja untuk lebih fokus pada pendidikan serta mempersiapkan masa depan dengan baik.

Para siswa kelas IX tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Antusiasme tersebut terlihat melalui keterlibatan siswa dalam dialog dan sesi tanya jawab bersama para pemateri. Interaksi ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pertanyaan sekaligus memperdalam pemahaman terhadap materi yang disampaikan.


Melalui kegiatan BRUS ini, KUA Way Bungur berupaya memperkuat pembinaan karakter remaja melalui edukasi keagamaan dan sosial. Pemahaman tentang penggunaan media sosial yang bijak, bahaya pornografi, serta dampak pernikahan dini menjadi bekal penting agar remaja mampu menjaga diri, mengambil keputusan secara bertanggung jawab, dan merencanakan masa depan secara lebih terarah.


Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang berakhlak baik, cerdas dalam memanfaatkan teknologi, serta memiliki kesadaran untuk menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif di lingkungan pergaulan maupun dunia digital.***ZA