Search

Kepala KUA Way Bungur Sampaikan Dua Program Unggulan dalam Musrenbangdes Toto Projo

Kepala KUA Way Bungur Sampaikan Dua Program Unggulan dalam Musrenbangdes Toto Projo


Way Bungur (Humas) — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Way Bungur, Miftahudin, menyampaikan dua program unggulan KUA Way Bungur, yakni Kado Nikah Terpana dan Membumikan Al-Qur’an, dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Toto Projo, Senin (26/10/2026), bertempat di Balai Desa Toto Projo, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Way Bungur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala desa dan perangkat desa, serta pendamping desa.

Dalam kesempatan tersebut, Miftahudin memperkenalkan dua program unggulan KUA Way Bungur sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan sekaligus memperkuat pembinaan kehidupan beragama di tengah masyarakat.

Program Kado Nikah Terpana merupakan upaya peningkatan pelayanan bagi pasangan pengantin melalui sinergi dengan instansi terkait, khususnya dalam mendukung kelengkapan administrasi kependudukan setelah pernikahan.

Sementara itu, program Membumikan Al-Qur’an diarahkan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, khususnya bagi calon pengantin melalui bimbingan pranikah. Program ini diharapkan dapat menjadi bekal dalam membangun keluarga yang religius, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Penyampaian kedua program tersebut dalam forum Musrenbangdes menjadi salah satu bentuk penguatan koordinasi dan sinergi antara KUA dengan pemerintah desa serta pemangku kepentingan di tingkat kecamatan.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan program-program unggulan KUA Way Bungur semakin dikenal masyarakat dan dapat memperoleh dukungan dari berbagai pihak sehingga pelaksanaannya berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

KUA Way Bungur berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembinaan keagamaan melalui program-program inovatif yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.***ZA