Lampung Timur (Humas Kemenag) — Kantor Kemenag Kabupaten Lampung Timur meraih juara umum pada Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026. Prestasi ini ditandai dengan keberhasilan empat peserta dari Lampung Timur melaju ke tingkat nasional setelah menorehkan hasil terbaik pada kompetisi bidang akademik tersebut.
Penghargaan diberikan dalam kegiatan Pemberian Penghargaan OMI Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026 di Aula Saibatin Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Senin (19/10/2026). Kegiatan dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lampung Timur, Rokhman, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Latif Khairin Bahri, serta para kepala madrasah di Kabupaten Lampung Timur.
Dalam kegiatan ini total 33 peserta memperoleh penghargaan dan 11 peserta melaju ke tingkat nasional, menerima piala dan uang pembinaan sesuai dengan peringkat yang diraih.
Empat peserta yang berhasil melaju ke tingkat nasional yakni M. Khadaffi Al Kahfi dari SD Irsyaadul Ibaad Lampung Timur pada bidang Matematika jenjang MI/SD. Sementara pada jenjang MA/SMA, tiga peserta berasal dari MAN Insan Cendekia Lampung Timur, yaitu Aqila Mumtaza Izdihar pada bidang Geografi, Eliza Reshma Safaish pada bidang Kimia, dan Hafidz Rasyid Albana pada bidang Fisika.
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Zulkarnain, menyampaikan bahwa OMI menjadi sarana penting untuk mengembangkan potensi akademik sekaligus mengasah kompetensi, minat, dan bakat peserta didik. Menurutnya, setiap anak memiliki keunggulan masing-masing yang perlu difasilitasi melalui kompetisi dan pembinaan yang tepat.
“OMI ini penting kita laksanakan sebagai upaya pengembangan potensi dan kemampuan akademis siswa. Bagaimana kita memacu kompetensi, minat, dan bakat mereka, sekaligus menstimulasi kemampuan berpikir kritis atau critical thinking anak-anak kita,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi para peserta yang telah memberikan kemampuan terbaiknya dalam mewakili Provinsi Lampung. Zulkarnain mengingatkan bahwa prestasi perlu diiringi dengan pembentukan karakter melalui sportivitas, kedisiplinan, kerja keras, dan doa.
“Kalian sudah mewakili Provinsi Lampung dan memberikan yang terbaik. Teruslah berlatih, junjung sportivitas, disiplin, bekerja keras, dan jangan lupa berdoa,” pesannya.
Keberhasilan Lampung Timur meraih juara umum dan mengantarkan empat peserta ke tingkat nasional menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan di daerah tersebut. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi madrasah dan satuan pendidikan lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, mengembangkan potensi peserta didik, serta melahirkan generasi unggul yang berprestasi dan berkarakter.
