Way Bungur (Humas) — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Way Bungur, Miftahudin, memaparkan sejumlah program unggulan KUA Way Bungur dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Toto Mulyo, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, Senin (19/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Toto Mulyo.
Dalam kesempatan tersebut, Miftahudin menyampaikan berbagai program KUA Way Bungur yang berorientasi pada peningkatan pelayanan keagamaan dan pembinaan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara KUA dan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan masyarakat yang religius dan berkualitas.
Salah satu program terbaru yang diperkenalkan adalah “Membumikan Al-Qur’an”, yakni upaya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kemampuan membaca kitab suci umat Islam, khususnya bagi calon pengantin.
Melalui program tersebut, setiap calon pengantin yang mengikuti Bimbingan Perkawinan (Bimwin) atau bimbingan pranikah diwajibkan mengikuti kegiatan membaca Al-Qur’an atau Iqra’. Langkah ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengetahui kemampuan membaca Al-Qur’an calon pengantin sekaligus mendorong mereka agar terus belajar memperbaiki bacaan.
Program tersebut juga diharapkan menjadi bekal spiritual bagi pasangan yang akan membangun rumah tangga. Dengan kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik, calon pengantin diharapkan dapat menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan keluarga.
Miftahudin menegaskan bahwa KUA tidak hanya berperan dalam pelayanan pencatatan pernikahan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan bimbingan dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat.
Melalui pemaparan program unggulan dalam Musrenbangdes ini, KUA Way Bungur berharap terjalin komunikasi dan kerja sama yang semakin baik dengan pemerintah desa. Dukungan berbagai pihak diperlukan agar program pembinaan keagamaan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Kegiatan Musrenbangdes Toto Mulyo menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan program pelayanan keagamaan KUA sekaligus memperkuat kolaborasi dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berkeluarga sakinah.***ZA
