Search

Bekal Membangun Keluarga Sakinah, Kasi Bimas Islam Kemenag Lamtim Beri Nasihat kepada Pasangan Pengantin

Bekal Membangun Keluarga Sakinah, Kasi Bimas Islam Kemenag Lamtim Beri Nasihat kepada Pasangan Pengantin

Lampung Timur (Humas Kemenag) — Pernikahan menjadi awal bagi pasangan untuk membangun kehidupan keluarga yang dilandasi komitmen, tanggung jawab, dan saling menghargai. Hal tersebut turut disampaikan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Deswin Fitra, saat memberikan penasehatan dan khotbah nikah kepada salah satu staf Bimas Islam Kemenag Lampung Timur bersama pasangannya yang merupakan staf KUA Kecamatan Waway Karya, Kamis (1/10/2026).

Prosesi pernikahan berlangsung di Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur. Dalam kesempatan tersebut, Deswin Fitra memberikan nasihat keagamaan sebagai bekal bagi kedua mempelai dalam menjalani kehidupan rumah tangga, khususnya mengenai pentingnya membangun komunikasi, menjaga kepercayaan, serta menjalankan hak dan kewajiban masing-masing sebagai pasangan.


Deswin menyampaikan bahwa pernikahan bukan hanya penyatuan dua individu, tetapi juga menjadi amanah untuk membangun keluarga yang harmonis dengan berpedoman pada nilai-nilai agama.

“Pernikahan adalah awal dari perjalanan panjang. Karena itu, suami dan istri perlu saling memahami, menjaga komunikasi, dan bersama-sama menjalankan tanggung jawab dalam keluarga. Ketika menghadapi persoalan, hendaknya diselesaikan dengan musyawarah dan tetap berpegang pada tuntunan agama,” ujar Deswin.


Sebagai bagian dari jajaran Bimas Islam, Deswin juga mengingatkan bahwa keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kehidupan masyarakat yang harmonis. Ketahanan keluarga tidak hanya dibangun melalui pemenuhan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga melalui keteladanan, kasih sayang, dan penguatan nilai keagamaan.

Pemberian penasehatan dan khotbah nikah tersebut menjadi bagian dari pembinaan kehidupan keluarga yang sejalan dengan tugas Bimas Islam dalam memberikan bimbingan keagamaan kepada masyarakat. Melalui bekal tersebut, kedua mempelai diharapkan dapat membangun keluarga yang sakinah, penuh kasih sayang, serta mampu menghadapi kehidupan rumah tangga dengan tanggung jawab dan kedewasaan.