Labuhan Ratu, MAN IC (Humas) --- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan MAN Insan Cendekia Lampung Timur di tingkat nasional. Tim riset MAN IC Lampung Timur berhasil meraih Medali Perunggu Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Nasional 2026 pada bidang Ilmu Sosial dan Humaniora.
Capaian tersebut
diraih oleh dua murid MAN IC Lampung Timur, yakni Raihan Lathif Harianto,
XII.A, dan M. Rahid Athallah, XI.D, di bawah bimbingan Ari
Rahmat, M.Pd.
OPSI Nasional 2026 merupakan ajang penelitian tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Ajang ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan penelitian, berpikir kritis, kreativitas, serta menghasilkan karya ilmiah yang berangkat dari persoalan nyata di lingkungan sekitar.
Dalam ajang
tersebut, tim riset MAN IC Lampung Timur mengangkat penelitian berjudul “Makmur
dalam Perencanaan, Rentan dalam Realitas: Perubahan Mata Pencaharian dan
Kerentanan Ekonomi Masyarakat Penyangga Taman Nasional Way Kambas dalam
Perspektif Sustainable Development Goals (SDGs) 1 dan 8.”
Penelitian tersebut
mengangkat realitas sosial dan ekonomi masyarakat penyangga Taman Nasional
Way Kambas, khususnya perubahan mata pencaharian dan kerentanan ekonomi
masyarakat. Persoalan lokal tersebut kemudian dikaji melalui perspektif
pembangunan berkelanjutan dengan mengaitkannya pada SDGs 1: No Poverty
dan SDGs 8: Decent Work and Economic Growth.
Melalui penelitian
ini, Raihan dan M. Rahid berupaya mengkaji keterkaitan perubahan mata
pencaharian dengan kondisi ekonomi serta berbagai bentuk kerentanan yang
dihadapi masyarakat penyangga kawasan konservasi.
Pemilihan topik
tersebut menunjukkan kepedulian murid terhadap persoalan di lingkungan sekitar.
Fenomena sosial yang ditemui tidak berhenti pada tahap pengamatan, tetapi
dikembangkan menjadi objek penelitian melalui proses pengumpulan data,
analisis, hingga penyusunan karya ilmiah.
Perjalanan tim MAN
IC Lampung Timur menuju tingkat nasional berlangsung melalui serangkaian proses
penelitian dan seleksi. Setelah berhasil melaju ke tahap final, Raihan dan M.
Rahid mempresentasikan hasil penelitian mereka dalam Final OPSI Nasional
2026 yang dilaksanakan pada 24–29 September 2026 di Universitas
Muhammadiyah Jakarta.
Pada tahap final,
para finalis dari berbagai daerah mempresentasikan hasil penelitian di hadapan
dewan juri. Tim MAN IC Lampung Timur turut memaparkan kajian mengenai perubahan
mata pencaharian dan kerentanan ekonomi masyarakat penyangga Taman Nasional Way
Kambas pada bidang Ilmu Sosial dan Humaniora.
Setelah melalui
seluruh rangkaian final, pengumuman penghargaan OPSI Nasional 2026
dilaksanakan pada 29 September 2026. Tim MAN IC Lampung Timur berhasil
membawa pulang Medali Perunggu.
Capaian tersebut
merupakan buah dari proses panjang yang dijalani Raihan dan M. Rahid, mulai
dari pengembangan gagasan, pelaksanaan penelitian, pengolahan data, penyusunan
karya ilmiah, hingga persiapan presentasi di tingkat nasional. Pendampingan guru
riset, Ari Rahmat, M.Pd., turut menjadi bagian penting dalam proses
pengembangan penelitian tersebut.
Kepala MAN IC
Lampung Timur, Dr. H. Muhammad Naim, S.Pi., M.Pd., menyampaikan
apresiasi atas capaian yang diraih Raihan Lathif Harianto dan M. Rahid
Athallah.
“Kami mengapresiasi
dan bangga atas capaian Raihan dan M. Rahid yang telah berhasil meraih Medali
Perunggu pada OPSI Nasional 2026. Prestasi ini menunjukkan bahwa murid MAN IC
Lampung Timur memiliki kemampuan untuk mengembangkan gagasan dan penelitian
yang berangkat dari persoalan nyata di lingkungan sekitar, kemudian membawanya
ke tingkat nasional,” ungkapnya.
Menurutnya,
penelitian yang mengangkat masyarakat penyangga Taman Nasional Way Kambas
memiliki nilai tersendiri karena menunjukkan kepedulian murid terhadap
persoalan sosial dan ekonomi di lingkungan sekitar.
“Yang membanggakan
bukan hanya medali yang diraih, tetapi juga proses di baliknya. Mereka belajar
mengamati persoalan, mengumpulkan data, menganalisis, berdiskusi, dan
mempertanggungjawabkan hasil penelitiannya secara ilmiah. Inilah bagian penting
dari pendidikan yang ingin terus kami tumbuhkan di MAN IC Lampung Timur,”
lanjutnya.
Ia juga
menyampaikan apresiasi kepada guru pembimbing, Ari Rahmat, M.Pd., yang
telah mendampingi tim selama proses penelitian hingga mengikuti final OPSI
Nasional 2026.
“Terima kasih
kepada pembimbing dan seluruh pihak yang telah memberikan pendampingan dan
dukungan. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi Raihan, M. Rahid, dan
seluruh murid MAN IC Lampung Timur untuk terus berkarya, melakukan penelitian,
dan menghadirkan gagasan-gagasan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,”
pungkasnya.
Prestasi pada OPSI
Nasional 2026 tidak hanya menjadi catatan capaian bagi Raihan dan M. Rahid,
tetapi juga memperkuat komitmen MAN IC Lampung Timur dalam membangun budaya
riset dan prestasi akademik.
Capaian Medali
Perunggu OPSI Nasional 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi murid MAN IC
Lampung Timur lainnya untuk berani meneliti, mengembangkan gagasan, dan
menghasilkan karya yang berangkat dari persoalan nyata di masyarakat.
Dari Way Kambas,
lahir sebuah penelitian. Dari penelitian, tumbuh keberanian untuk berprestasi.
Dan dari prestasi tersebut, semakin kuat semangat MAN IC Lampung Timur untuk
melahirkan generasi peneliti muda yang kritis, peduli, kreatif, dan berdaya
saing.
(Wid/Tim Humas)
