Lampung Timur (Humas Kemenag) --- Penguatan kompetensi guru menjadi salah satu perhatian dalam audiensi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Rokhman, bersama Pengurus Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (PD IGRA) Kabupaten Lampung Timur, Rabu (23/9/2026). Pertemuan yang berlangsung di ruang Kepala Kantor Kemenag Lampung Timur tersebut membahas sejumlah program kerja PD IGRA, termasuk rencana pelatihan manasik haji bagi guru RA.
Audiensi diikuti Ketua PD IGRA Kabupaten Lampung Timur,
Nurcahyati, bersama sejumlah pengurus, serta Ketua DWP Kemenag Kabupaten
Lampung Timur, Maslikhah Rokhman. Salah satu program yang dibahas adalah
pelatihan manasik haji bagi guru Raudhatul Athfal (RA) yang direncanakan
dilaksanakan di Kabupaten Lampung Selatan sebagai bagian dari penerapan lima
pilar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Rokhman menyampaikan dukungannya terhadap program yang
diarahkan pada penguatan kompetensi guru RA tersebut. Menurutnya, pengembangan
kapasitas guru perlu terus dilakukan agar nilai-nilai keagamaan dapat
disampaikan kepada peserta didik sesuai dengan karakteristik pendidikan anak
usia dini.
“Guru RA memiliki peran penting dalam membentuk dasar
pendidikan dan nilai keagamaan anak. Karena itu, program yang mendukung
peningkatan kompetensi guru perlu kita dukung dan koordinasikan bersama,” ujar
Rokhman.
Pelatihan tersebut akan melibatkan Kelompok Kerja
Pengawas (Pokjawas), Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), serta seluruh
guru RA se-Kabupaten Lampung Timur. Melalui pelatihan manasik haji, guru
diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai pelaksanaan ibadah haji,
tetapi juga memiliki pengalaman yang dapat dikembangkan dalam pembelajaran yang
sesuai dengan penerapan lima pilar KBC.
Selain membahas pelatihan manasik haji, audiensi juga
menjadi sarana penyampaian dan koordinasi berbagai program kerja PD IGRA
Kabupaten Lampung Timur. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung pembinaan
RA sekaligus memperkuat peran guru dalam menghadirkan pembelajaran yang
edukatif, religius, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
