Sukadana (Humas) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukadana, Retno Setiawan SB, S.H.I., M.H., menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka Tasyakuran Jamaah Haji Tahun 2026, Haul Almaghfurlah KH. Ali Rahmat, M.Pd.I. ke-8, Reuni Akbar Alumni Haji KBIH Jabal Rahmah, serta Khotmil Qur’an Juz 30 bil ghaib Santri Pondok Pesantren Darurrohmah, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi momentum ungkapan syukur atas selesainya rangkaian ibadah haji para jamaah tahun 2026, kegiatan tersebut juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antarsesama alumni haji, keluarga besar KBIH Jabal Rahmah, santri, tokoh agama, serta masyarakat.
Kepala KUA Sukadana, Retno Setiawan, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang memadukan syiar Islam, silaturahmi, dan pembinaan keagamaan tersebut. Menurutnya, nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji hendaknya terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam meningkatkan ketakwaan dan kepedulian sosial.
“Menunaikan ibadah haji merupakan nikmat dan amanah. Setelah kembali ke tengah masyarakat, semangat ibadah, persaudaraan, kesabaran, serta kepedulian kepada sesama hendaknya terus dipelihara,” ujarnya.
Ia juga mengajak para jamaah haji dan alumni haji untuk terus menjadi teladan di lingkungan masing-masing serta turut mendukung kegiatan pembinaan keagamaan masyarakat.
Rangkaian kegiatan turut diisi dengan pengenangan jasa dan keteladanan Almaghfurlah KH. Ali Rahmat, M.Pd.I. melalui haul ke-8. Sosok beliau dikenang atas dedikasi dalam pengembangan pendidikan dan dakwah Islam.
Kegiatan semakin semarak dengan pelaksanaan Khotmil Qur’an Juz 30 bil ghaib oleh para santri Pondok Pesantren Darurrohmah. Pembacaan Al-Qur’an tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian acara sekaligus momentum menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
Kepala KUA Sukadana berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan semangat keagamaan, serta membangun sinergi antara KUA, lembaga pendidikan keagamaan, jamaah haji, dan masyarakat dalam pembinaan umat.
