Search

Tim Riset MAN IC Lampung Timur Lolos Top 30 Besar Proposal Riset OMI 2026 Tingkat Nasional

Tim Riset MAN IC Lampung Timur Lolos Top 30 Besar Proposal Riset OMI 2026 Tingkat Nasional

Labuhan Ratu, MAN IC (Humas) --- Kepedulian terhadap lingkungan sekitar bukan sekadar wacana bagi tiga siswi MAN Insan Cendekia Lampung Timur. Dhiva Zhelinna Putri (X.C), Ashfa Amany Ahmad (X.C), dan Rasyida Hilwana Nailah (X.B) membuktikan bahwa dari balik dinding madrasah, gagasan besar untuk kelestarian lingkungan dapat lahir dan mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Melalui karya inovatif bertajuk “Pengembangan Buku Yasin Ekoteologis untuk Menguatkan Kesadaran Lingkungan dan Modal Sosial Desa Penyangga Way Kambas”, tim riset muda MAN IC Lampung Timur berhasil menembus Top 30 Besar Proposal Riset Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 Tingkat Nasional.

Mengangkat tema ekoteologi, riset tersebut menawarkan integrasi yang unik antara nilai-nilai keislaman, ilmu pengetahuan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Gagasan penelitian berangkat dari kepedulian terhadap masyarakat di desa-desa penyangga Taman Nasional Way Kambas.

Tim tidak hanya menghadirkan sebuah karya akademik, tetapi juga berupaya mengemas kearifan lokal dan nilai-nilai keagamaan menjadi instrumen edukasi serta perubahan sosial yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Riset tersebut dinilai selaras dengan visi OMI Riset 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat KSKK Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, dengan tema “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.”

Capaian membanggakan ini tidak terlepas dari pendampingan intensif Ari Rahmat, M.Pd., selaku pembimbing riset. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan untuk mematangkan substansi penelitian, memperkuat metodologi, serta mempersiapkan para siswi menghadapi setiap tahapan kompetisi di tingkat nasional.

Tema penelitian yang dikembangkan juga menunjukkan komitmen MAN IC Lampung Timur dalam mendorong peserta didik untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam, ilmu pengetahuan, dan kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan riset yang inovatif dan kontekstual.

Perjalanan tim riset MAN IC Lampung Timur masih panjang. Setelah melalui tahap sosialisasi pada 21 Agustus 2026, proses pendaftaran dan unggah proposal berlangsung pada 22 Agustus–2 September 2026. Hasil penilaian proposal kemudian diumumkan pada 7 September 2026, yang menetapkan tim MAN IC Lampung Timur sebagai salah satu peserta Top 30 Besar Tingkat Nasional.

Selanjutnya, peserta yang lolos akan mengikuti presentasi proposal riset pada 9–11 September 2026. Tahap tersebut dilanjutkan dengan pembimbingan dan pelaksanaan riset pada 12 September–20 Oktober 2026.

Rangkaian berikutnya meliputi presentasi hasil riset, pengumpulan hasil riset dan draf artikel, hingga Final dan Expo OMI Riset yang dijadwalkan pada 10–12 November 2026.

Kepala MAN Insan Cendekia Lampung Timur, Dr. H. Muhammad Naim, S.Pi., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian para peserta didik bersama pembimbing riset.

“Lolosnya proposal ini ke dalam 30 besar nasional merupakan prestasi yang patut disyukuri sekaligus menjadi motivasi untuk terus berproses. Kami berharap tim dapat memberikan yang terbaik pada tahapan berikutnya dan menghasilkan riset yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat serta lingkungan,” tutur Dr. H. Muhammad Naim.

Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan peserta didik yang memiliki kemampuan akademik sekaligus kepekaan terhadap persoalan di lingkungan sekitar.

Menembus Top 30 Besar Nasional bukanlah akhir, melainkan gerbang awal menuju tahapan yang lebih menantang. Dengan semangat, kerja keras, serta dukungan penuh dari keluarga besar MAN IC Lampung Timur, ketiga siswi tersebut kini bersiap menghadapi presentasi proposal dan tahapan riset berikutnya.

Capaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk berani menuangkan gagasan, melakukan penelitian, dan menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

(Wid/Tim Humas)