Labuhan Ratu, MAN IC (Humas) --- Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Metro menggelar kegiatan In House Training (IHT) bertema “Kinerja Optimal, Output Maksimal” di Edu Park MAN Insan Cendekia Lampung Timur, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan yang menjadi agenda tahunan KPKNL Metro
tersebut bertujuan membangun kekompakan, meningkatkan kompetensi, serta me-refresh
mindset pegawai di tengah kesibukan menjalankan tugas dan fungsi
pelayanan.
Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak Jumat sore (28/8/2026). Kepala KPKNL Metro Wahyu Setiadi bersama sejumlah pejabat eselon IV tiba di MAN IC Lampung Timur dan menginap di area glamping yang berada di lingkungan madrasah.
Pada Jumat malam, rombongan mengikuti kegiatan
keagamaan sebagai bagian dari rangkaian IHT. Kegiatan tersebut menjadi momentum
untuk membangun kebersamaan sekaligus mempersiapkan peserta secara mental dan
spiritual sebelum mengikuti agenda utama pada Sabtu.
Memasuki Sabtu pagi, rangkaian IHT diawali dengan acara pembukaan. Dalam sambutannya, Kepala KPKNL Metro Wahyu Setiadi menyampaikan bahwa IHT menjadi momentum penting untuk sejenak keluar dari rutinitas pekerjaan, membangun kebersamaan, sekaligus memperkuat kembali semangat dan motivasi dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, peningkatan kinerja tidak hanya
ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kekuatan kerja sama dan
kekompakan dalam sebuah organisasi. Karena itu, kegiatan IHT dirancang tidak
hanya berupa penyampaian materi, tetapi juga melalui berbagai aktivitas yang
mendorong interaksi, komunikasi, dan kebersamaan antarpeserta.
Wahyu Setiadi juga menekankan pentingnya menjaga semangat pelayanan dan integritas dalam menjalankan tugas. Hal tersebut sejalan dengan semangat SAI WAWAI (Santun, Informatif, Wajar, Piawai) yang menjadi nilai dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala MAN Insan Cendekia Lampung Timur yang diwakili Kepala Tata Usaha, H. Muhammad Ali Wijanarko, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Kepala KPKNL Metro beserta jajaran yang telah memilih MAN IC Lampung Timur sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan IHT.
Ali Wijanarko menyampaikan bahwa MAN IC Lampung Timur merasa senang dapat menjadi bagian dari kegiatan pengembangan kompetensi dan penguatan kekompakan pegawai KPKNL Metro.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat
menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan sinergi antara KPKNL Metro
dengan MAN IC Lampung Timur.
Menurutnya, lingkungan MAN IC Lampung Timur tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya kegiatan pendidikan, tetapi juga terbuka sebagai ruang kolaborasi dan berbagi pengalaman dengan berbagai instansi dalam rangka memberikan manfaat yang lebih luas.
Setelah acara pembukaan, peserta mengikuti kegiatan penanaman pohon baobab di lingkungan MAN IC Lampung Timur.
Penanaman pohon tersebut menjadi bagian dari
rangkaian kegiatan sekaligus simbol kepedulian terhadap lingkungan. Aktivitas
ini juga menjadi momentum kebersamaan antara jajaran KPKNL Metro dan MAN IC
Lampung Timur.
Peserta terlibat langsung dalam kegiatan penanaman pohon dengan suasana yang penuh keakraban dan kebersamaan.
Rangkaian IHT kemudian dilanjutkan dengan
materi dinamika
kelompok yang dikemas melalui berbagai permainan atau games.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Melalui permainan tersebut, peserta diajak membangun komunikasi, kerja sama, kepercayaan, kekompakan, serta kemampuan menyelesaikan persoalan secara bersama-sama.
Aktivitas tersebut memberikan pengalaman bahwa keberhasilan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kemampuan untuk berkomunikasi, saling mendukung, dan bergerak menuju tujuan yang sama.
Setelah kegiatan dinamika kelompok, peserta
melaksanakan istirahat, salat, dan makan (ishoma)
sebelum melanjutkan agenda berikutnya.
Rangkaian IHT kemudian dilanjutkan dengan materi leadership atau kepemimpinan yang dikemas melalui permainan paintball.
Melalui permainan tersebut, peserta dituntut
untuk menyusun strategi, membangun komunikasi, mengambil keputusan, membagi
peran, serta bekerja sama untuk mencapai tujuan.
Kegiatan paintball memberikan pengalaman
belajar yang berbeda dan menantang. Nilai-nilai kepemimpinan yang muncul selama
permainan diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi di
lingkungan kerja.
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, MAN IC
Lampung Timur turut menugaskan sejumlah fasilitator yang mendampingi peserta
selama rangkaian IHT.
Sebanyak 12 fasilitator MAN IC Lampung Timur
terlibat dalam kegiatan tersebut, yaitu Ahdi Akbar Arasy, Waka Sarpras; Ellynda Mufidah,
Waka Asrama; Syaifudin, Ridwan Sururi, Royana Mukorobin, Nurlaili, Maulida
Purnama Sari, Aditya Pratama, Badrik Andriatma, Iyon Efendi, Arif Bayu Sugara,
serta Siti Musa’adah.
Para fasilitator berperan dalam mendampingi
berbagai aktivitas, khususnya dinamika kelompok, permainan kekompakan, hingga
kegiatan leadership
melalui paintball.
Kehadiran para fasilitator turut menciptakan
suasana kegiatan yang interaktif, komunikatif, dan penuh kebersamaan. Selain
itu, keterlibatan tersebut menjadi bentuk kontribusi MAN IC Lampung Timur dalam
mendukung pengembangan sumber daya manusia dan penguatan kerja sama tim.
Pelaksanaan IHT di MAN IC Lampung Timur menjadi
bagian dari sinergi positif antara KPKNL Metro dan MAN IC Lampung Timur.
Selain menjadi lokasi kegiatan, MAN IC Lampung
Timur juga memberikan dukungan melalui fasilitator dan narasumber dalam
rangkaian kegiatan. Kolaborasi tersebut menjadi ruang untuk berbagi pengalaman
sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara instansi pemerintah dan
lembaga pendidikan.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa lingkungan
madrasah dapat menjadi ruang kolaborasi yang tidak hanya mendukung kegiatan
pendidikan, tetapi juga pengembangan kompetensi, kepemimpinan, dan penguatan
karakter sumber daya manusia.
Kegiatan IHT KPKNL Metro sejalan dengan
semangat SAI WAWAI, yaitu Santun,
Informatif, Wajar, Piawai, sebagai bagian dari komitmen KPKNL Metro
dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjadikan
integritas sebagai identitas.
Melalui kegiatan yang memadukan unsur
pengembangan kompetensi, kebersamaan, spiritualitas, kepedulian lingkungan,
dinamika kelompok, dan kepemimpinan tersebut, peserta diharapkan memperoleh
energi serta perspektif baru dalam menjalankan tugas.
IHT KPKNL Metro di MAN IC Lampung Timur tidak
hanya menjadi ruang untuk me-refresh mindset dari rutinitas
pekerjaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat teamwork, membangun komunikasi, dan
menumbuhkan semangat untuk memberikan kinerja terbaik.
Dengan semangat “Kinerja Optimal, Output Maksimal”,
kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong seluruh pegawai KPKNL Metro untuk
semakin solid, profesional, berintegritas, dan memberikan pelayanan yang
semakin optimal kepada masyarakat.
(Wid/Tim Humas)
