Search

Menata Diri, Menjemput Harapan: Penyuluhan Agama Kristen di Rutan Sukadana

Menata Diri, Menjemput Harapan: Penyuluhan Agama Kristen di Rutan Sukadana

Lampung Timur (humas) — Penyuluh Agama Kristen Meike Ratna Juwita, S.Pd.K. melaksanakan kegiatan penyuluhan rohani bagi warga binaan di Rutan Kelas IIB Sukadana, Rabu (26/8/2026). Kegiatan kali ini mengangkat tema “Berjuang Membangun Versi Terbaik dari Diri Sendiri.”

Penyuluhan tersebut menjadi ruang pembinaan spiritual sekaligus refleksi bagi warga binaan untuk memandang masa pembinaan sebagai kesempatan memperbaiki diri, membangun karakter, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik.


Dalam penyampaiannya, Meike mengajak para warga binaan untuk tidak larut dalam penyesalan atas masa lalu. Setiap orang memiliki kesempatan untuk bertumbuh dan melakukan perubahan positif, selama memiliki kemauan untuk berjuang serta konsisten menjalani proses.

“Menjadi versi terbaik dari diri sendiri bukan berarti menjadi sempurna. Yang terpenting adalah terus belajar, memperbaiki kesalahan, membangun karakter yang baik, dan tidak berhenti berharap pada masa depan,” pesan Meike dalam kegiatan penyuluhan tersebut.

Tema ini juga menjadi pengingat bahwa proses perubahan membutuhkan keberanian dan ketekunan. Masa pembinaan di rutan dapat dimanfaatkan untuk melakukan introspeksi, memperkuat iman, memperbaiki pola pikir, serta menumbuhkan sikap yang lebih bertanggung jawab.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dalam suasana penuh perhatian dan refleksi. Melalui pembinaan keagamaan yang berkelanjutan, diharapkan warga binaan mampu menemukan kembali motivasi untuk berubah dan memiliki bekal spiritual ketika kembali ke tengah keluarga serta masyarakat.

Penyuluhan agama di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada penguatan kehidupan rohani, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun pribadi yang lebih baik, berkarakter, dan siap menjalani kehidupan setelah masa pembinaan.

Pesan utama kegiatan hari ini: masa lalu adalah bagian dari perjalanan, tetapi masa depan masih dapat dibangun. Setiap langkah kecil untuk berubah adalah bagian dari perjuangan menjadi versi terbaik dari diri sendiri.**ns