Search

KUA Pekalongan Bekali Lima Pasang Calon Pengantin melalui Bimbingan Perkawinan

KUA Pekalongan Bekali Lima Pasang Calon Pengantin melalui Bimbingan Perkawinan

Pekalongan (Humas KUA)--- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pekalongan melaksanakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi lima pasang calon pengantin di Aula KUA Pekalongan, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini bertujuan membekali calon pengantin dengan pengetahuan keagamaan, ketahanan keluarga, serta kesehatan reproduksi sebagai bekal membangun keluarga sakinah.

Materi pertama disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Pekalongan, Idawati, S.Th.I., M.H., dengan tema Ketersalingan dalam Keluarga. Dalam paparannya, Idawati menegaskan bahwa kehidupan rumah tangga harus dibangun atas dasar kerja sama, saling menghargai, saling melengkapi, dan komunikasi yang baik antara suami dan istri.

Selanjutnya, Dra. Mardiana menyampaikan materi Ciri-ciri Keluarga Sakinah. Ia menjelaskan bahwa keluarga sakinah ditandai dengan kokohnya keimanan, terciptanya ketenteraman, kasih sayang, serta kemampuan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah dan nilai-nilai agama.

Sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor, KUA Pekalongan juga menghadirkan narasumber dari Puskesmas Gantiwarno, Ari Fitrianingsih, yang memberikan materi tentang Kesehatan Reproduksi. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, perencanaan kehamilan, serta upaya melahirkan generasi yang sehat.

Pada kesempatan tersebut, peserta juga memperoleh edukasi mengenai persiapan kehamilan dari perwakilan PT Kalbe. Selain penyampaian materi, setiap pasangan calon pengantin menerima satu kotak susu sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi pada masa persiapan kehamilan.

Kepala KUA Pekalongan, Muhammad Nur, S.Ag., mengatakan bahwa Bimbingan Perkawinan merupakan ikhtiar Kementerian Agama dalam mempersiapkan calon pengantin agar tidak hanya siap melaksanakan akad nikah, tetapi juga siap menjalani kehidupan berumah tangga.

"Melalui Bimbingan Perkawinan ini, kami berharap setiap calon pengantin memiliki kesiapan lahir dan batin, memahami hak dan kewajiban masing-masing, serta mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Sinergi dengan Puskesmas dan PT Kalbe juga menjadi wujud kolaborasi dalam meningkatkan kualitas keluarga Indonesia," ujar Muhammad Nur.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang aktif mengikuti setiap sesi. Melalui Bimbingan Perkawinan, KUA Pekalongan terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan keagamaan sekaligus memperkuat ketahanan keluarga sejak sebelum memasuki jenjang pernikahan.***(NL)