Lampung Timur (Humas Kemenag) — Momentum pergantian kepemimpinan di Polres Lampung Timur menjadi ajang memperkuat kolaborasi lintas instansi dalam menjaga keamanan, kerukunan, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Temu Pamit Kapolres Lampung Timur dari AKBP Heti Patmawati kepada AKBP Yuliansyah yang digelar di Aula Tri Brata Polres Lampung Timur, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan dihadiri jajaran Forkopimda, kepala instansi
vertikal, pimpinan organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta mitra
kerja Polres Lampung Timur. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur
diwakili oleh Kasubbag Tata Usaha, Nursalim, yang hadir mewakili Kepala Kantor
Kemenag Kabupaten Lampung Timur.
Temu pamit tersebut menjadi bentuk penghormatan atas
pengabdian AKBP Heti Patmawati selama memimpin Polres Lampung Timur sekaligus
penyambutan kepada AKBP Yuliansyah yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan.
Selain sebagai tradisi kelembagaan, kegiatan ini menjadi ruang memperkuat
komitmen bersama antarinstansi dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin
efektif melalui kolaborasi yang berkelanjutan.
Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Bupati Lampung
Timur, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Dandim 0429/Lampung Timur, Kepala Kejaksaan
Negeri Sukadana, Ketua Pengadilan Negeri Sukadana, Ketua Pengadilan Agama
Lampung Timur, Sekretaris Daerah, kepala instansi vertikal, pimpinan perbankan,
organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, serta unsur Forkopimda lainnya.
Kasubbag Tata Usaha Kemenag Lampung Timur, Nursalim,
menyampaikan bahwa sinergi antara Kementerian Agama dan Polres Lampung Timur
selama ini telah terjalin dengan baik, terutama dalam mendukung pembinaan
kehidupan beragama, penguatan moderasi beragama, pengamanan perayaan hari besar
keagamaan, hingga pembinaan kerukunan umat beragama.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada Ibu AKBP Heti
Patmawati atas kerja sama yang telah terbangun selama ini. Kepada Bapak AKBP
Yuliansyah kami mengucapkan selamat datang. Kami siap melanjutkan kolaborasi
untuk menciptakan situasi yang aman, rukun, dan kondusif sehingga pelayanan
kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal," ujar Nursalim.
Menurutnya, keamanan dan kerukunan merupakan fondasi utama
dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Karena itu, sinergi antara Kementerian
Agama, Polres, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus
diperkuat agar setiap program pembangunan maupun pelayanan kepada masyarakat
dapat terlaksana dengan baik.
Melalui kolaborasi yang semakin erat, masyarakat diharapkan
memperoleh manfaat berupa terciptanya suasana yang aman dan harmonis,
meningkatnya kualitas pelayanan publik, serta semakin kuatnya upaya bersama
dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Lampung Timur. Dengan
kondisi daerah yang kondusif, aktivitas sosial, pendidikan, ekonomi, dan
keagamaan masyarakat dapat berlangsung dengan nyaman dan berkelanjutan.
