Search

Musda Wanita Islam Lampung Timur 2026 Resmi Dibuka, Kemenag Dukung Penguatan Peran Perempuan dalam Pembinaan Umat

Musda Wanita Islam Lampung Timur 2026 Resmi Dibuka, Kemenag Dukung Penguatan Peran Perempuan dalam Pembinaan Umat

Lampung Timur (Humas Kemenag) --- Musyawarah Daerah (Musda) Wanita Islam Kabupaten Lampung Timur Tahun 2026 resmi dibuka pada Minggu (2/8/2026) di Aula Gedung Golkar Kabupaten Lampung Timur. Kegiatan ini menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat daerah untuk mengevaluasi program kerja, menyusun arah kebijakan organisasi, serta memilih kepengurusan yang akan melanjutkan pengabdian kepada masyarakat.

Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Nursalim, hadir mewakili Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lampung Timur, Marwansyah. Kehadiran Kementerian Agama menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi dengan organisasi kemasyarakatan Islam dalam membangun kehidupan beragama yang rukun, moderat, dan berkualitas.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian laporan panitia penyelenggara Musda Wanita Islam Kabupaten Lampung Timur Tahun 2026, dilanjutkan sambutan Pimpinan Daerah Wanita Islam Kabupaten Lampung Timur, Nelawati, yang menyampaikan capaian organisasi sekaligus harapan agar Musda menghasilkan program kerja yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pengarahan Ketua Pimpinan Wilayah Wanita Islam Provinsi Lampung yang sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Daerah Wanita Islam Kabupaten Lampung Timur Tahun 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Nursalim menyampaikan bahwa Kementerian Agama menyambut baik pelaksanaan Musda sebagai ruang konsolidasi organisasi sekaligus sarana memperkuat kontribusi perempuan dalam pembangunan kehidupan keagamaan.

"Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur mendukung program kerja Wanita Islam yang berorientasi pada pembinaan umat. Kami berharap hasil Musda ini mampu melahirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan, pemberdayaan perempuan, serta penguatan ketahanan keluarga di Kabupaten Lampung Timur," ujar Nursalim.

Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis sebagai pendidik pertama dalam keluarga sekaligus mitra pemerintah dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan, moderasi beragama, dan akhlak mulia di lingkungan masyarakat. Karena itu, sinergi antara Kementerian Agama dan organisasi perempuan Islam perlu terus diperkuat agar program pembinaan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Melalui Musda ini, diharapkan lahir kepengurusan yang mampu merumuskan program kerja yang responsif terhadap tantangan zaman serta menjawab kebutuhan umat. Program-program tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas organisasi, tetapi juga memberikan dampak nyata melalui kegiatan pendidikan keagamaan, pembinaan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta peningkatan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dengan demikian, hasil Musda diharapkan menjadi langkah bersama dalam memperkuat peran perempuan sebagai agen perubahan yang berkontribusi bagi terwujudnya masyarakat Kabupaten Lampung Timur yang religius, harmonis, dan berdaya.