Lampung Timur (Humas) --- Mengawali pekan kerja, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Drs. H. Marwansyah, mengumpulkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menyamakan langkah dalam menjalankan program prioritas Kementerian Agama. Bertempat di Aula Kantor Kemenag Lampung Timur, Senin (27/7/2026), pembinaan tersebut menjadi forum evaluasi, koordinasi, sekaligus penguatan komitmen pelayanan kepada masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubbag Tata Usaha
Nursalim, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Deswin Fitra, Kepala Seksi
Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Ahmad Tsauban, Kepala Seksi
Pendidikan Madrasah Latif Khairin Bahri, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kusaeni,
Penyelenggara Bimbingan Masyarakat Hindu Ida Bagus Suwastika, Ketua Pokjawas
Kemenag Lampung Timur Ma'ruf Abidin, serta seluruh ASN di lingkungan Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur.
Dalam arahannya, Marwansyah mengajak seluruh ASN untuk
senantiasa mensyukuri amanah yang telah diberikan sebagai aparatur negara.
Menurutnya, rasa syukur harus diwujudkan melalui semangat bekerja yang ikhlas,
profesional, serta memberikan manfaat bagi masyarakat sebagai bagian dari amal
jariyah.
"Mari kita syukuri apa yang kita miliki saat ini.
Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan, karena setiap pelayanan
yang kita berikan kepada masyarakat bernilai ibadah dan menjadi amal
jariyah," ujar Marwansyah.
Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin dalam pengelolaan
administrasi dan pemanfaatan aplikasi pendukung kinerja, termasuk SRIKANDI,
sebagai bagian dari transformasi digital di lingkungan Kementerian Agama.
Pada kesempatan tersebut, masing-masing unit kerja turut
menyampaikan progres dan fokus program yang akan menjadi perhatian ke depan.
Bidang Zakat dan Wakaf menekankan penguatan gerakan wakaf uang ASN serta
percepatan sertifikasi tanah wakaf. Bimbingan Masyarakat Islam akan memperkuat
peran penyuluh dan penghulu melalui kolaborasi lintas sektor. PAPKI
memprioritaskan validasi data EMIS dan penguatan program di pondok pesantren.
Pendidikan Madrasah bersama Pokjawas akan mengawal implementasi Kurikulum Berbasis
Cinta (KBC) dan penguatan karakter peserta didik, sementara Sekretariat terus
mengoptimalkan layanan PTSP, penguatan SIMPEG, serta peningkatan fungsi
kehumasan.
Menutup pembinaan, Marwansyah mengajak seluruh ASN untuk
terus memperkuat kolaborasi antarbidang dalam menyukseskan program-program
prioritas Kementerian Agama.
"Setiap bidang memiliki peran yang sama pentingnya.
Dengan kolaborasi, sinergi, dan komunikasi yang baik, saya yakin seluruh
program dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi
masyarakat," pungkasnya.
