Search

Momentum Rashdul Kiblat, Penyuluh Agama Way Bungur Edukasi Jama'ah Cek Arah Kiblat

Momentum Rashdul Kiblat, Penyuluh Agama Way Bungur Edukasi Jama'ah Cek Arah Kiblat


Way Bungur (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Way Bungur, Zaynal Abidin, mengajak jamaah Majelis Ta'lim Nurul Hikam untuk memanfaatkan momentum Rashdul Kiblat sebagai waktu yang tepat untuk mengecek dan memastikan arah kiblat, dalam kegiatan pembinaan yang digelar pada Selasa (14/07/2026).

Dalam penyampaiannya, Zaynal menjelaskan bahwa Rashdul Kiblat merupakan fenomena astronomi ketika Matahari berada tepat di atas Ka'bah. Pada saat itu, bayangan benda yang berdiri tegak lurus akan mengarah tepat ke arah kiblat sehingga dapat dijadikan acuan untuk mengkalibrasi arah kiblat secara sederhana dan akurat.

"Momentum Rashdul Kiblat menjadi kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat untuk memastikan kembali arah kiblat di rumah maupun di musala. Fenomena ini terjadi dua kali dalam setahun dan dapat dimanfaatkan tanpa memerlukan peralatan yang rumit," ujar Zaynal.


Ia menjelaskan, pada tahun ini Rashdul Kiblat terjadi pada 15 dan 16 Juli 2026 tepat pukul 16.27 WIB. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk mempersiapkan diri sebelum waktu tersebut agar proses pengamatan dapat dilakukan secara tepat.

Zaynal juga memaparkan langkah-langkah sederhana dalam mengecek arah kiblat, yaitu:

Menyiapkan kayu atau benda lain yang dapat berdiri tegak lurus.

Memastikan permukaan tanah atau lantai dalam kondisi datar dan rata.

Menyesuaikan waktu dengan jam yang akurat.

Melakukan pengamatan tepat pada saat Rashdul Kiblat, yakni pukul 16.27 WIB.

Menandai arah bayangan benda yang terbentuk. 

Menurutnya, metode ini merupakan cara yang mudah, praktis, dan memiliki tingkat akurasi tinggi sehingga dapat diterapkan oleh masyarakat untuk memastikan arah kiblat tempat ibadah maupun rumah masing-masing.

Para jamaah Majelis Ta'lim Nurul Hikam tampak antusias mengikuti penyuluhan tersebut. Mereka menyimak setiap penjelasan yang disampaikan dan aktif mengajukan pertanyaan terkait tata cara pengecekan arah kiblat menggunakan fenomena Rashdul Kiblat.

Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya memastikan ketepatan arah kiblat sebagai bagian dari upaya menyempurnakan pelaksanaan ibadah salat sesuai tuntunan syariat Islam.***ZA