Search

Perkuat Layanan KUA dan Budaya Kerja Hijau, Kemenag Lampung Timur Bina ASN di KUA Sukadana

Perkuat Layanan KUA dan Budaya Kerja Hijau, Kemenag Lampung Timur Bina ASN di KUA Sukadana

Lampung Timur (Humas) --- Guna menghadirkan pelayanan keagamaan yang semakin profesional, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat, Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur kembali melaksanakan Monitoring Administrasi Nikah dan Rujuk, Keuangan, serta Kinerja Kantor Urusan Agama (KUA) yang dirangkaikan dengan pembinaan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), penghulu, dan Penyuluh Agama Islam. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukadana, Selasa (14/7/2026).

Monitoring dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Deswin Fitra, bersama jajaran staf Seksi Bimas Islam. Kehadiran tim disambut oleh Kepala KUA Kecamatan Sukadana, Retno Setiawan, beserta jajaran ASN, staf KUA, penghulu, dan Penyuluh Agama Islam.

Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan administrasi pelayanan nikah dan rujuk, pengelolaan keuangan, serta kinerja aparatur di lingkungan KUA berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain menjadi sarana evaluasi, monitoring juga menjadi forum pembinaan untuk meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan dan pelayanan kepada masyarakat.


Dalam pembinaannya, Deswin Fitra mengingatkan bahwa KUA memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan Kementerian Agama di tingkat kecamatan. Karena itu, setiap ASN, penghulu, dan penyuluh agama diharapkan terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan integritas agar masyarakat memperoleh layanan yang cepat, mudah, dan akuntabel.

Deswin juga menekankan pentingnya implementasi Ekoteologi sebagai salah satu program prioritas Kementerian Agama. Menurutnya, penerapan nilai-nilai ekoteologi tidak hanya diwujudkan melalui penghijauan atau penanaman pohon, tetapi juga dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan kantor, menciptakan ruang kerja yang sehat dan nyaman, serta membangun kesadaran bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai keagamaan.

"Ekoteologi bukan sekadar menanam pohon, tetapi juga membiasakan budaya hidup bersih dan peduli lingkungan. Lingkungan KUA yang bersih dan tertata akan menciptakan suasana pelayanan yang nyaman sekaligus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat," ujar Deswin.

Selain itu, ia juga mendorong seluruh KUA untuk mengoptimalkan penggunaan surat digital, termasuk pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik (TTE) dan aplikasi SRIKANDI dalam tata kelola persuratan. Menurutnya, digitalisasi administrasi merupakan langkah penting untuk mempercepat proses pelayanan, meningkatkan efisiensi kerja, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.


Kepada para Penyuluh Agama Islam dan penghulu, Deswin turut mengingatkan agar senantiasa menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan tupoksi masing-masing. Peran keduanya dinilai sangat penting dalam memberikan pembinaan keagamaan, pelayanan pencatatan nikah, edukasi kepada masyarakat, serta mendukung terwujudnya kehidupan beragama yang harmonis dan berkualitas.

Melalui kegiatan monitoring dan pembinaan ini, Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur berharap seluruh KUA terus meningkatkan kualitas administrasi, pelayanan, dan pemanfaatan teknologi informasi. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan layanan keagamaan yang semakin cepat, tertib, profesional, serta didukung lingkungan kerja yang bersih dan nyaman sebagai wujud pelayanan publik yang prima.