Braja Selebah (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Braja Selebah kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kepedulian sosial melalui penyaluran zakat mal berupa delapan ekor kambing kepada empat mustahiq. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Aula Balai Nikah KUA Braja Selebah pada Selasa (14/7/2026).
Kepala KUA Braja Selebah, H. Ahmad Tolib, S.Ag., menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil penghimpunan zakat mal dari sembilan pegawai KUA Braja Selebah. Dana zakat yang terkumpul diwujudkan dalam bentuk delapan ekor kambing dan disalurkan kepada empat mustahiq, dengan masing-masing penerima memperoleh dua ekor kambing sebagai upaya mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga.
Kegiatan penyerahan bantuan dihadiri oleh Camat Braja Selebah, Kapolsek Braja Selebah, Kepala Puskesmas Braja Selebah, Kepala PLKB, Kepala UPTD Pendidikan Braja Selebah, serta para kepala desa dari wilayah penerima manfaat.
Dalam sambutannya, H. Ahmad Tolib mengajak seluruh aparatur pemerintah dan pemangku kepentingan di tingkat kecamatan untuk membudayakan pembayaran zakat mal secara rutin melalui lembaga yang terpercaya. Menurutnya, zakat tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kami berharap semakin banyak aparatur pemerintah yang terdorong untuk menunaikan zakat mal sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Semoga zakat menjadi ikhtiar bersama dalam membangun kepedulian dan kemandirian ekonomi umat," ujarnya.
Program penyaluran zakat mal ini merupakan kegiatan kedua yang dilaksanakan KUA Braja Selebah sepanjang tahun 2026. Penyaluran pertama dilaksanakan pada Januari 2026 dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti Kementerian Agama, sedangkan penyaluran kedua diselenggarakan bertepatan dengan momentum Muharram Berbagi.
Adapun empat mustahiq penerima bantuan tersebut, yaitu Imam Ja'far Ma'ruf (Desa Braja Harjosari), Latifatul Hasanah (Desa Braja Gemilang), Sahri (Desa Braja Yekti), dan Juwardi (Desa Braja Mulya).
Melalui program ini, KUA Braja Selebah berharap zakat mal tidak hanya menjadi wujud pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat yang mampu memberikan manfaat secara berkelanjutan serta mendorong terwujudnya kesejahteraan umat.**AY
