Jakarta (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sekampung, Bambang Ismanto, S.H.I., M.Sy., yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPW Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Provinsi Lampung, menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-14 dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) FKDT Tahun 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan berskala nasional tersebut dihadiri Menteri Agama Republik Indonesia, jajaran Kementerian Agama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, perwakilan BAZNAS, unsur Kepolisian Republik Indonesia, serta para pengurus DPW FKDT dari seluruh provinsi di Indonesia.
Rapimnas menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi, konsolidasi organisasi, sekaligus merumuskan langkah-langkah pengembangan pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah agar semakin berkualitas, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Dalam sambutannya, Menteri Agama memberikan apresiasi kepada seluruh guru Madrasah Diniyah yang selama ini istiqamah mengabdikan diri dalam membina akhlak dan memperkuat pendidikan keagamaan masyarakat. Ia mengajak seluruh insan FKDT untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan dedikasi dalam mendidik generasi bangsa sehingga Madrasah Diniyah semakin maju, berkualitas, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan karakter bangsa.
Bambang Ismanto menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam Rapimnas FKDT menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan membawa berbagai gagasan strategis bagi pengembangan Madrasah Diniyah di Provinsi Lampung.
"Forum ini menjadi ruang berbagi pengalaman, memperkuat jejaring, serta menyatukan komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan diniyah. Semoga hasil Rapimnas dapat memberikan manfaat bagi kemajuan FKDT dan pendidikan keagamaan di Lampung maupun Indonesia," ujarnya.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan nasional tersebut, Penyuluh KUA Kecamatan Sekampung menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan pendidikan keagamaan, meningkatkan kualitas pembinaan umat, serta memperkokoh eksistensi Madrasah Diniyah sebagai salah satu pilar penting pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak mulia.
