Search

KUA Mataram Baru Serahkan Izin Operasional Sembilan Majelis Taklim pada Lebaran Yatim

KUA Mataram Baru Serahkan Izin Operasional Sembilan Majelis Taklim pada Lebaran Yatim

Mataram Baru (Humas KUA) — Momentum Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah dimanfaatkan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mataram Baru untuk memperkuat kelembagaan keagamaan. Pada kegiatan yang berlangsung di Balai Nikah KUA Mataram Baru, Kamis (9/7/2026), KUA menyerahkan izin operasional kepada sembilan majelis taklim yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan resmi terdaftar di Kementerian Agama.

Penyerahan izin operasional dilakukan secara simbolis di hadapan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur Drs. H. Marwansyah, unsur Forkopimcam Mataram Baru, para kepala desa, tokoh agama, pengurus majelis taklim, serta masyarakat yang menghadiri kegiatan Lebaran Yatim.

Adapun sembilan majelis taklim yang menerima izin operasional tersebut yakni Majelis Taklim Nurul Iman, Ar-Rahmah, Darul Falah, Nurul Ikhlas, Al Barokah, Jami'atul Hidayah, dan Nurus Salam dari Desa Rajabasa Baru, serta Majelis Taklim Al-Islah dan Al-Hidayah dari Desa Mataram Baru.

Kepala KUA Mataram Baru, H. Kasbolah, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan bahwa penerbitan izin operasional merupakan bentuk komitmen Kementerian Agama dalam memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat tata kelola majelis taklim agar semakin profesional, tertib administrasi, dan mampu berkontribusi dalam pembinaan umat.

"Majelis taklim merupakan mitra strategis Kementerian Agama dalam membangun kehidupan keagamaan masyarakat. Dengan legalitas yang dimiliki, diharapkan pengelolaan kelembagaan semakin baik, program pembinaan semakin berkembang, dan manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Drs. H. Marwansyah, mengapresiasi langkah cepat KUA Mataram Baru dalam mempercepat penerbitan izin operasional majelis taklim.

Menurutnya, penguatan legalitas kelembagaan menjadi bagian penting dalam mendukung pembinaan umat yang berkelanjutan. Ia berharap seluruh majelis taklim yang telah memperoleh izin operasional semakin aktif menjadi pusat pendidikan keagamaan, penguatan moderasi beragama, serta pemberdayaan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Penyerahan izin operasional yang dipadukan dengan kegiatan santunan anak yatim tersebut menjadi wujud nyata sinergi KUA Mataram Baru dalam menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak. Tidak hanya menghadirkan kepedulian sosial melalui santunan, tetapi juga memperkuat kelembagaan umat melalui legalitas majelis taklim sebagai mitra strategis pembangunan bidang keagamaan di Kecamatan Mataram Baru.Judul ini bergaya media seperti Tribun Lampung: singkat, langsung, dan mengangkat dua nilai berita sekaligus, yakni penguatan legalitas majelis taklim dan momentum Lebaran Yatim.