Lampung Timur (Humas) — Komitmen menghadirkan layanan keagamaan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat terus diwujudkan oleh Penyuluh Agama Islam Kabupaten Lampung Timur. Salah satunya melalui pembinaan dan penyuluhan rutin bagi warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sukadana yang dilaksanakan pada Selasa (30/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh tim Penyuluh Agama Islam Kabupaten Lampung Timur yang terdiri atas Sugeng Riyadi, Khoirurrojiin, Nursalim, Suwanto, Zainal Arifin, Indrayati, Kartini, dan Novie Setiyarsih. Kehadiran para penyuluh menjadi wujud nyata pendampingan spiritual bagi warga binaan agar tetap memiliki semangat memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan.
Rangkaian pembinaan diawali dengan murojaah Al-Qur'an yang dipandu oleh Nursalim. Suasana khidmat terasa ketika warga binaan bersama-sama mengulang hafalan dan memperbaiki bacaan Al-Qur'an sebagai ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Selanjutnya, Kartini menyampaikan materi bertajuk "Mengelola Emosi Secara Sadar". Dalam penyampaiannya, ia mengajak warga binaan memahami pentingnya mengenali dan mengendalikan emosi sebagai bekal menghadapi berbagai persoalan hidup. Kemampuan mengelola emosi dengan baik diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih sabar, bijaksana, dan optimis dalam menjalani proses pembinaan.
Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan pembelajaran membaca Al-Qur'an secara berkelompok. Para penyuluh mendampingi warga binaan sesuai tingkat kemampuan masing-masing, sehingga proses belajar berlangsung lebih efektif, komunikatif, dan penuh keakraban.
Melalui pembinaan rutin ini, Penyuluh Agama Islam Kabupaten Lampung Timur berharap nilai-nilai keagamaan dapat terus tumbuh dalam diri warga binaan. Tidak hanya memperkuat spiritualitas, kegiatan ini juga menjadi ikhtiar menanamkan harapan, membangun karakter, serta mempersiapkan mereka untuk kembali ke tengah masyarakat dengan pribadi yang lebih baik dan bermanfaat.**ns
