Search

Muharam Jadi Momentum Berbagi, 120 Warga Binaan Rutan Sukadana Terima Santunan

Muharam Jadi Momentum Berbagi, 120 Warga Binaan Rutan Sukadana Terima Santunan
Lampung Timur (Humas) --- Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dimanfaatkan sebagai sarana menebar kepedulian kepada sesama. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Rutan Kelas II.B Sukadana, BAZNAS, BWI, Pokjaluh, dan IPARI menyalurkan 120 paket santunan kepada warga binaan Rutan Kelas II.B Sukadana, Selasa (23/6/2026).

Penyaluran santunan tersebut dirangkaikan dengan penutupan kegiatan Pesantren Muharam yang selama beberapa hari diikuti oleh warga binaan sebagai bagian dari pembinaan keagamaan dan penguatan karakter.

Kegiatan berlangsung di Aula Rutan Kelas II.B Sukadana dan dihadiri oleh Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur Marwansyah, jajaran Rutan Kelas II.B Sukadana, perwakilan BAZNAS Kabupaten Lampung Timur, BWI Kabupaten Lampung Timur, para kepala seksi dan penyelenggara Kemenag, serta anggota Pokjaluh dan IPARI Kabupaten Lampung Timur.


Secara simbolis, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyerahkan paket santunan kepada perwakilan warga binaan. Menurutnya, kepedulian kepada sesama harus dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Marwansyah, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Melalui santunan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian sosial tidak mengenal batas. Warga binaan juga merupakan bagian dari masyarakat yang berhak mendapatkan perhatian, pembinaan, dan dukungan untuk menjadi pribadi yang lebih baik," kata Marwansyah.

Ia menambahkan bahwa penyaluran santunan yang disertai pembinaan keagamaan melalui Pesantren Muharam diharapkan mampu memperkuat mental, spiritual, dan motivasi warga binaan selama menjalani masa pembinaan.



Sementara itu, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Kusaeni, menyampaikan bahwa kegiatan santunan pada momentum Muharam merupakan upaya menghidupkan semangat berbagi dan memperluas manfaat dana sosial keagamaan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Muharam menjadi momentum yang tepat untuk menumbuhkan kepedulian sosial. Melalui kolaborasi berbagai pihak, santunan yang disalurkan hari ini diharapkan tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, semangat, dan rasa bahwa mereka tidak sendiri dalam menjalani kehidupan," ujar Kusaeni.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, lembaga zakat, penyuluh agama, hingga mitra keagamaan lainnya menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian umat masih tumbuh kuat di Kabupaten Lampung Timur.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat Muharam tidak hanya diwujudkan melalui ibadah dan refleksi diri, tetapi juga melalui aksi nyata yang menghadirkan manfaat bagi sesama. Melalui kolaborasi Kemenag, Pemerintah Daerah, Rutan, BAZNAS, BWI, Pokjaluh, dan IPARI, bantuan yang disalurkan diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.