Lampung Timur (Humas) --- MI Ma’arif NU 5 Sekampung menggelar Tasyakuran Ujian Kelas VI dan Pembagian Rapor Tahun Pelajaran 2025/2026 dengan nuansa religius dan penuh apresiasi, Kamis (18/6/2026). Selain melepas 37 siswa kelas VI, madrasah juga mewisuda santri tahfidz serta memberikan penghargaan dan beasiswa kepada peserta didik yang menunjukkan prestasi akademik maupun kemampuan menghafal Al-Qur’an.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Lampung Timur, Latif Khairin Bahri, bersama sejumlah tokoh pendidikan, tokoh
agama, pengurus yayasan, serta wali murid. Turut hadir Ketua Yayasan Ponpes
Darul Ulum Sekampung Ahmad Abroza, Kepala MI Ma’arif NU 5 Sekampung, Sugiyanto,
Ketua Komite Madrasah KH. Ashari, Pengurus Ranting NU Desa Sumbergede Jumeri,
Pengasuh Ponpes Darul Ulum Sekampung Muhammad Alwi, Pembina Yayasan Ponpes
Darul Ulum Nyai Siti Saudah, serta kepala lembaga pendidikan di bawah naungan
yayasan.
Kepala MI Ma’arif NU 5 Sekampung,
Sugiyanto, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya
kegiatan tersebut sekaligus apresiasi kepada seluruh peserta didik, guru, dan
orang tua yang telah mendukung proses pendidikan selama satu tahun pelajaran.
Pada tahun pelajaran 2025/2026,
MI Ma’arif NU 5 Sekampung memiliki 247 peserta didik dari kelas I hingga VI,
dengan jumlah 37 siswa kelas VI yang resmi dilepas setelah menyelesaikan
pendidikan di tingkat madrasah ibtidaiyah.
Selain pelepasan siswa dan
pembagian rapor, kegiatan juga diisi dengan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Juz 30
bagi 4 siswa, Wisuda Hafalan Surat Yasin bagi 12 siswa, serta pemberian
penghargaan kepada 9 siswa kelas I hingga V yang memiliki hafalan surat pendek terbanyak
di masing-masing tingkatan kelas. Madrasah juga menyerahkan beasiswa Tahfidz
Juz 30 dan beasiswa bagi siswa berprestasi berdasarkan peringkat kelas sebagai
bentuk motivasi untuk terus meningkatkan prestasi akademik maupun keagamaan.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah
Kemenag Lampung Timur, Latif Khairin Bahri, mengapresiasi berbagai program
unggulan yang dijalankan MI Ma’arif NU 5 Sekampung, khususnya dalam pembinaan
karakter dan penguatan pendidikan Al-Qur’an.
Menurutnya, keberhasilan madrasah
tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan membentuk
generasi yang berakhlak mulia, berkarakter, dan memiliki kecintaan terhadap
Al-Qur’an.
“Wisuda tahfidz dan penghargaan
yang diberikan hari ini menunjukkan komitmen madrasah dalam membangun generasi
yang unggul secara intelektual sekaligus kuat dalam nilai-nilai keagamaan. Ini
merupakan investasi penting untuk masa depan anak-anak kita,” ungkap Latif.
Kegiatan berlangsung dengan
khidmat dan penuh kebahagiaan. Para siswa yang menerima penghargaan dan
beasiswa tampak antusias, sementara para orang tua turut memberikan apresiasi
atas berbagai capaian yang diraih putra-putri mereka.
Momentum pelepasan dan apresiasi
peserta didik ini menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya menjadi tempat
menuntut ilmu, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai
keislaman. Dengan sinergi antara madrasah, orang tua, yayasan, dan pemerintah,
madrasah-madrasah di Kabupaten Lampung Timur diharapkan terus melahirkan
generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, serta kuat dalam nilai keagamaan.
