Search

Mahasiswi UIN Jurai Siwo Lampung Teliti Implementasi Pakta Kesalingan di KUA Metro Kibang untuk Penyusunan Tugas Akhir

Mahasiswi UIN Jurai Siwo Lampung Teliti Implementasi Pakta Kesalingan di KUA Metro Kibang untuk Penyusunan Tugas Akhir


Metro Kibang, 18 Juni 2026 – Dalam rangka menyelesaikan tugas akhir (skripsi), seorang mahasiswi dari UIN Jurai Siwo Lampung Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Annisa Nuraini melakukan penelitian di KUA Kecamatan Metro Kibang terkait implementasi Pakta Kesalingan dalam kehidupan keluarga Muslim.

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana konsep Pakta Kesalingan diterapkan dalam membangun relasi yang harmonis antara suami dan istri, serta peran KUA dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kerja sama, komunikasi, dan tanggung jawab bersama dalam rumah tangga. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan oleh Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Kepala KUA Metro Kibang Drs. H. Em Sapri menerima wawancara penelitian dari mahasiswi UIN Jurai Siwo Lampung yang meneliti implementasi pakta kesalingan dalam keluarga di wilayah tersebut.

Dalam wawancara tersebut, Sapri menjelaskan bahwa Pakta Kesalingan merupakan komitmen moral yang menekankan prinsip saling menghormati, saling mendukung, dan berbagi peran secara adil antara suami dan istri. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk menciptakan keluarga yang harmonis dan tangguh menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Selain itu, KUA juga berperan aktif melalui program bimbingan perkawinan, penyuluhan agama, dan pendampingan keluarga guna memperkuat pemahaman masyarakat terhadap konsep kesalingan dalam rumah tangga.

Penelitian mengenai Pakta Kesalingan menjadi relevan mengingat berbagai studi sebelumnya menunjukkan bahwa konsep tersebut dikembangkan sebagai salah satu upaya membangun keluarga sakinah dan menekan konflik rumah tangga. Beberapa penelitian di Lampung Timur menyebutkan bahwa Pakta Kesalingan menjadi inovasi dalam pembinaan keluarga dengan menekankan kerja sama, saling pengertian, dan kesetaraan dalam kehidupan berumah tangga.

Mahasiswi tersebut berharap hasil penelitiannya dapat memberikan kontribusi akademik bagi pengembangan keilmuan di bidang dakwah dan keluarga Islam, sekaligus menjadi bahan evaluasi serta penguatan program pembinaan keluarga yang dijalankan oleh KUA. Penelitian ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membangun hubungan keluarga yang dilandasi prinsip kesalingan, keadilan, dan tanggung jawab bersama demi terwujudnya keluarga yang harmonis dan sejahtera.