Search

Perkuat Deteksi Dini Kerukunan, KUA Bandar Sribhawono Ikuti Bimtek EWS SIRUKUN

Perkuat Deteksi Dini Kerukunan, KUA Bandar Sribhawono Ikuti Bimtek EWS SIRUKUN

Bandar Sribhawono (humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bandar Sribhawono mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Early Warning System (EWS) SIRUKUN Tingkat Daerah yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran KUA Bandar Sribhawono yang terdiri atas Kepala KUA, para penghulu, serta penyuluh agama. Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas aparatur Kementerian Agama dalam mengoptimalkan penggunaan Sistem Informasi Kerukunan Umat Beragama (SIRUKUN) melalui pendekatan Early Warning System sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan kerukunan di masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, peserta memperoleh materi mengenai mekanisme pelaporan, pemetaan potensi konflik sosial keagamaan, serta strategi pencegahan melalui penguatan koordinasi dan komunikasi lintas sektor. Early Warning System SIRUKUN diharapkan menjadi instrumen yang efektif dalam mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis, aman, dan kondusif.

Kepala KUA Bandar Sribhawono menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Bimtek ini merupakan bentuk komitmen KUA dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, khususnya dalam mendeteksi dan merespons berbagai dinamika sosial keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat.

"Melalui Bimbingan Teknis Early Warning System SIRUKUN ini, kami berharap seluruh jajaran KUA Bandar Sribhawono dapat memahami peran strategis dalam menjaga dan memperkuat kerukunan umat beragama. Upaya deteksi dini yang dilakukan secara tepat akan membantu mencegah munculnya potensi konflik serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang rukun dan damai," ujarnya.

Dengan mengikuti Bimtek ini, diharapkan Kepala KUA, penghulu, dan penyuluh agama semakin siap menjalankan fungsi pembinaan serta penguatan moderasi beragama di wilayah kerja masing-masing. Selain itu, pemanfaatan SIRUKUN secara optimal diharapkan mampu mendukung terwujudnya pelayanan keagamaan yang responsif terhadap berbagai isu kerukunan umat beragama di tingkat daerah.**ns