Search

Pegawai KUA Way Bungur Berikan Pembekalan Pra Nikah kepada Calon Pengantin

Pegawai KUA Way Bungur Berikan Pembekalan Pra Nikah kepada Calon Pengantin

Way Bungur (Humas) – KUA Way Bungur terus berupaya meningkatkan kualitas kehidupan berkeluarga melalui kegiatan pembekalan pra nikah bagi calon pengantin. Pada Jumat (12/06/2026), Penyuluh Agama Islam KUA Way Bungur, Tri Andini, memberikan pembekalan kepada dua pasang calon mempelai di Aula KUA Way Bungur.
Dalam kegiatan tersebut, Tri Andini menyampaikan materi tentang Empat Pilar Keluarga Sakinah sebagai bekal bagi calon pengantin dalam membangun rumah tangga yang harmonis, bahagia, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya membangun komitmen, komunikasi yang baik, pengelolaan konflik, serta pemenuhan hak dan kewajiban dalam keluarga.
Tri Andini menegaskan bahwa pembekalan pra nikah memiliki peran penting dalam mempersiapkan calon pasangan suami istri menghadapi berbagai dinamika kehidupan rumah tangga.
“Pernikahan bukan hanya menyatukan dua individu, tetapi juga membangun sebuah keluarga yang diharapkan menjadi keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Karena itu, calon pengantin perlu memiliki pemahaman yang baik tentang kehidupan berkeluarga,” ujarnya.
Selain materi keluarga sakinah, calon pengantin juga mendapatkan informasi mengenai layanan administrasi yang tersedia di KUA. Operator Pelayanan KUA Way Bungur, Jawahir, memberikan pengarahan mengenai Program Kado Nikah Terpana, sebuah inovasi layanan yang memudahkan pengantin baru memperoleh dokumen kependudukan terbaru setelah menikah.
Jawahir menjelaskan bahwa melalui program tersebut, pengantin baru dapat menerima dokumen administrasi kependudukan yang telah diperbarui sebagai bentuk sinergi antara KUA dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Kegiatan pembekalan pra nikah ini merupakan bagian dari komitmen KUA Way Bungur dalam memberikan layanan yang tidak hanya berfokus pada pencatatan pernikahan, tetapi juga mempersiapkan calon pengantin agar mampu membangun keluarga yang kokoh, harmonis, dan sejahtera. Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan setiap pasangan memiliki bekal pengetahuan dan kesiapan yang lebih baik dalam mengarungi kehidupan rumah tangga.***ZA