Search

Prestasi Nasional! Tim Riset MAN IC Lampung Timur Sabet Bronze Medal pada Ajang SINEC 2026

Prestasi Nasional! Tim Riset MAN IC Lampung Timur Sabet Bronze Medal pada Ajang SINEC 2026

Labuhan Ratu, MAN IC (Humas) --- Di tengah derasnya arus modernisasi, generasi muda Indonesia dituntut tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga penentu solusi masa depan. Pesan inilah yang berhasil dibuktikan oleh tim riset berbakat dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Lampung Timur.

Lewat ketajaman berpikir dan kepedulian terhadap isu keberlanjutan, mereka sukses menyabet Bronze Medal (Medali Perunggu) dalam ajang bergengsi 2nd Sustainable Innovation National Essay Competition (SINEC) 2026 yang diinisiasi oleh Cakap Riset.

Meskipun kompetisi tingkat nasional ini diselenggarakan berbasis online (daring), atmosfer persaingan ketat tetap terasa nyata di sepanjang linimasa perlombaan. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan bahwa keterbatasan jarak bukan halangan bagi ruang kelas madrasah untuk menjadi laboratorium lahirnya para pemikir masa depan.

Keberhasilan ini tidak lahir dari kerja instan. Di balik medali perunggu yang berkilau, ada kolaborasi solid, malam-malam penuh diskusi virtual, dan ketekunan menyusun argumen ilmiah secara intensif. Kemenangan ini diraih oleh empat siswa hebat:

·       Kuni Rahma Shabira (XIB)

·       Muhammad Nur Yusuf (XIB)

·       Muhammad Hamizan Ardhi (XIB)

·       Aghniny Aqila Ahsana Rahma (XID)

Keempatnya bahu-membahu meramu ide inovatif menjadi sebuah esai ilmiah yang mampu memikat hati para juri nasional, bersaing ketat dengan ratusan peserta dari berbagai sekolah dan madrasah terbaik di seluruh Indonesia.

Capaian di ajang SINEC 2026 ini menjadi indikator kuat bahwa budaya literasi dan riset di MAN IC Lampung Timur terus berkembang secara positif di kalangan siswa.

Merespons kabar bahagia ini, Kepala MAN IC Lampung Timur, Dr. H. Muhammad Naim, S.Pi., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan bangganya yang mendalam.

"Alhamdulillah, kami sangat bangga atas prestasi yang diraih tim riset MAN IC Lampung Timur pada ajang nasional ini. Prestasi ini adalah buah manis dari kerja keras siswa, bimbingan guru yang telaten, serta dukungan penuh madrasah," ungkapnya.

"Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan budaya riset, kreativitas, dan inovasi demi meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan. Selamat kepada Kuni, Yusuf, Hamizan, dan Aghniny! Teruslah meneliti, teruslah berinovasi, dan jadilah suluh penggerak bagi sesama," tambah beliau penuh semangat dan apresiasi.

Di balik layar kesuksesan tim, ada tangan dingin sang mentor, Ari Rahmat, M.Pd. Selaku guru pembimbing riset, ia menyaksikan sendiri bagaimana dedikasi dan mental pantang menyerah anak-anak didiknya diuji selama proses kompetisi daring ini.

"Prestasi ini adalah hasil dari proses belajar, kerja keras, dan semangat pantang menyerah para siswa. Walaupun tantangannya berbeda karena kompetisi ini berbasis online, mereka tetap mampu menunjukkan koordinasi yang sangat baik dan menyelesaikan tantangan bersama. Semoga pengalaman ini membuat mereka terus berkembang dan melahirkan karya-karya inovatif lainnya," tutur Ari Rahmat.

Lebih lanjut, ia juga menaruh harapan besar untuk masa depan tim riset madrasah.

"Tahun ini kita bersyukur atas medali perunggu, namun ini barulah awal. Semoga di tahun depan, dengan persiapan yang lebih matang, kita bisa melangkah lebih jauh dan meraih medali emas," pungkasnya dengan nada optimis.

Ajang SINEC 2026 yang digelar oleh Cakap Riset sejatinya bukan sekadar panggung kompetisi biasa. Ini adalah ruang sakral bagi generasi Z untuk memanfaatkan platform digital dalam menghadirkan solusi konkret terhadap isu-isu keberlanjutan (sustainability) di masyarakat.

Dengan meraih medali perunggu, tim riset MAN IC Lampung Timur telah membuktikan bahwa siswa madrasah mampu berdiri setara di panggung akademik nasional, membawa gagasan yang berdampak nyata, serta adaptif terhadap kemajuan teknologi. 

(Wid/Tim Humas)