Search

Kepala KUA Batanghari Nuban Ikut Mewisuda Santri Tahfidz Al Qur'an Pondok Pesantren Darun Nasyiin Bumi Jawa

Kepala KUA Batanghari Nuban Ikut Mewisuda Santri Tahfidz Al Qur'an Pondok Pesantren Darun Nasyiin Bumi Jawa

Lampung Timur (Humas) -- Suasana haru dan khidmat menyelimuti gelaran Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Darun Nasyiin, Desa Bumi Jawa. Momentum ini menjadi kian spesial bagi jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batanghari Nuban. Selain hadir memenuhi undangan, Kepala KUA Batanghari Nuban, M. Fahruddin, S. Ag., CWC., juga mendapat kehormatan besar untuk ikut serta mewisuda langsung para santri penghafal Al-Qur'an. Prosesi wisuda dilakukan bersama-sama oleh Pengasuh Pondok Pesantren Darun Nasyiin, KH. Fatkhuloh Hambari, M. Pd., KH. Drs. kusnandar, KH. Khalik Amrullah Adnan, serta KH. Irham Satari, SHI, MH.

Prosesi wisuda Tahfidzul Qur'an bil ghaib untuk kategori 10, 20, dan 30 juz ini berlangsung penuh khidmat. Satu per satu santri maju ke panggung utama, di mana Kepala KUA turut memindahkan kuncir toga dan menyerahkan syahadah (ijazah) kepada para penjaga kalam Allah tersebut.

Sinergi Ulama dan Umara dalam Mengawal Generasi Qur'ani

Kehadiran dan keterlibatan aktif Kepala KUA dalam prosesi wisuda ini merupakan wujud nyata kedekatan serta sinergi yang erat antara ulama dan umara (pemerintah) di tingkat kecamatan. Kehormatan yang diberikan oleh pihak pesantren ini disambut dengan rasa syukur dan bangga yang mendalam oleh Kepala KUA.

"Menyaksikan langsung dan ikut mewisuda anak-anak kita, para penghafal Al-Qur'an 10 hingga 30 juz, adalah sebuah kebahagiaan dan kehormatan yang luar biasa. Mereka adalah aset dunia dan akhirat, tidak hanya bagi orang tua dan pesantren, tetapi juga bagi keberkahan wilayah Batanghari Nuban," ungkap Kepala KUA seusai acara.

Benteng Iman di Tengah Gempuran Zaman

Selaras dengan khotbah Mauidzah Hasanah yang disampaikan oleh KH. Khalik Amrullah Adnan, peran pondok pesantren seperti Darun Nasyiin di era modern ini memang sangat krusial. Pesantren terbukti konsisten menjadi benteng pertahanan iman dan akhlak yang paling kokoh bagi generasi muda.


Acara akbar ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur yang diwakili oleh JFU Seksi PAPKI, jajaran Forkopimcam, serta para pimpinan pondok pesantren se-Lampung Timur. Kehadiran para tokoh ini semakin menegaskan komitmen bersama dalam mendukung pendidikan keagamaan yang berkualitas di daerah.

Dengan lahirnya para hafidz dan hafidzah baru dari Desa Bumi Jawa ini, diharapkan syiar Islam di wilayah Batanghari Nuban semakin kuat dan membawa keberkahan yang melimpah bagi seluruh lapisan masyarakat.  mfah**)