Search

Kolaborasi Bersih Negeri, Kemenag Lampung Timur Dukung Gerakan Indonesia ASRI

Kolaborasi Bersih Negeri, Kemenag Lampung Timur Dukung Gerakan Indonesia ASRI

Lampung Timur (Humas) - Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan tampak nyata di Desa Labuhan Ratu VI, Kecamatan Labuhan Ratu, Jumat (24/04/2026). Dalam momentum peringatan HUT ke-27 Kabupaten Lampung Timur, jajaran pemerintah daerah bersama berbagai elemen turun langsung melaksanakan aksi bersih sampah (korve) melalui Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Marwansyah, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Lampung Timur, Camat Labuhan Ratu, serta para kepala desa di wilayah Kecamatan Labuhan Ratu.

Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Rapat Koordinasi Nasional Pusat dan Daerah. Gerakan nasional ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah secara terpadu, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, tertata, aman, dan nyaman di seluruh wilayah Indonesia.


Kepala Kantor Kemenag Lampung Timur, Marwansyah, menyampaikan bahwa keikutsertaan Kementerian Agama dalam kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah sekaligus implementasi nilai-nilai keagamaan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama, sekaligus cerminan nilai-nilai keagamaan yang mengajarkan hidup bersih dan peduli terhadap alam. Melalui kegiatan ini, kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Marwansyah.

Aksi korve berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta terlibat aktif membersihkan area lingkungan desa, saluran air, serta fasilitas umum. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menumbuhkan budaya hidup bersih dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.