Search

Menuju Panggung Nasional! 9 Murid MAN IC Lampung Timur Melaju ke Final KOSSMI 2026

Menuju Panggung Nasional! 9 Murid MAN IC Lampung Timur Melaju ke Final KOSSMI 2026

Labuhan Ratu, MAN IC (Humas) --- Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Lampung Timur kembali mengukir tinta emas di kancah nasional. Sebanyak sembilan murid terbaiknya dinyatakan lolos menuju babak final "Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (KOSSMI) 2026". Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Abak Academy yang bekerja sama dengan "Artificial Intelligence Center Indonesia (AiCI) - Lembaga Sains Terapan Universitas Indonesia", menjadikannya salah satu barometer prestasi sains bagi pelajar muslim di Indonesia.

Di tengah persaingan ketat yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai penjuru Nusantara, keberhasilan ini menegaskan posisi MAN IC Lampung Timur sebagai lembaga pendidikan pencetak talenta unggul. Para murid tidak hanya diuji secara intelektual, tetapi juga dituntut memiliki ketahanan mental dan sportivitas yang tinggi.

Kepala MAN IC Lampung Timur, Dr. H. Muhammad Naim, S.Pi., M.Pd., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas capaian membanggakan para murid yang berhasil melaju ke babak final KOSSMI 2026. Menurut beliau, prestasi ini bukanlah hasil yang datang secara instan, melainkan buah dari proses panjang yang dibangun melalui ekosistem pembelajaran yang sehat dan positif di lingkungan madrasah.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Ini adalah hasil dari sinergi yang kuat antara doa, kerja keras siswa, serta bimbingan dan ketulusan para guru. Semua unsur tersebut menyatu dalam satu visi besar, yaitu menghadirkan prestasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai keislaman,” ungkap beliau.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa madrasah akan terus berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan inspiratif, agar setiap potensi murid dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Senada dengan hal tersebut, Pembina Lomba Siswa Nasional dan Internasional, "Nurlaili, S.Pd.", menambahkan bahwa partisipasi dalam KOSSMI bukan sekadar mengejar medali. Fokus utama madrasah adalah menempa pola pikir kritis, integritas, serta kepercayaan diri para murid agar siap menghadapi tantangan global di masa depan.

Senada dengan hal tersebut, Pembina Kompetisi Siswa Nasional dan Internasional, Nurlaili, S.Pd., menegaskan bahwa partisipasi dalam ajang KOSSMI tidak semata-mata berorientasi pada perolehan medali. Lebih dari itu, kompetisi ini menjadi ruang strategis untuk membentuk karakter dan kapasitas intelektual murid secara utuh.

“Kami memandang KOSSMI sebagai wahana pembelajaran yang sangat berharga. Fokus utama kami adalah menempa pola pikir kritis, menumbuhkan integritas, serta membangun kepercayaan diri siswa. Dengan bekal itu, mereka tidak hanya siap berkompetisi, tetapi juga siap menghadapi tantangan global di masa depan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa setiap proses yang dilalui para murid, mulai dari persiapan hingga kompetisi, merupakan bagian penting dalam membentuk pribadi yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing tinggi.

Sembilan murid yang akan berlaga di tingkat nasional terbagi dalam enam bidang kompetisi:
• Kimia: Muhammad Daryfatih (XI.B), Eliza Reshma Safaish (XI.C), dan Muhammad Rasya Rachmansyah (XI.C).
• Biologi: Muhammad Hasan (XI.D) dan Rizki Abnil Batutah (XI.C).
• Astronomi: Aliyah Adiria Marennu (XI.D).
• Ekonomi: Nadihan Bima Saktia Nugraha (X.D).
• Geografi: Aqila Mumtaza Izdihar (XI.B).
• Kebumian: Muhammad Husen (XI.B).

Babak final KOSSMI 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9–10 Mei 2026 di Universitas Telkom, Bandung, Jawa Barat. Menjelang momentum penting tersebut, madrasah terus mengintensifkan pembinaan, baik melalui pendalaman materi secara akademik maupun penguatan mental kompetisi.

Sinergi antara guru pembimbing, dukungan orang tua, serta semangat kolektif keluarga besar madrasah menjadi energi besar yang mendorong para finalis untuk tampil percaya diri dan optimal di hadapan dewan juri.

Dengan semangat prestasi dan integritas, langkah sembilan murid ini bukan sekadar menuju podium juara, melainkan juga menjadi jejak inspirasi bagi generasi berikutnya.

(Wid/Tim Humas)