Lampung Timur (Humas Pokjaluh)--- Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Islam Kabupaten Lampung Timur kembali melaksanakan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sukadana, Selasa (31/03/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 139 warga binaan.
Kegiatan tersebut dikoordinatori oleh Aria Noprita yang sekaligus menyampaikan sambutan. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa penyuluhan keagamaan merupakan bagian dari upaya pembinaan mental spiritual bagi warga binaan agar memiliki bekal keimanan yang kuat.
“Melalui kegiatan ini diharapkan warga binaan dapat meningkatkan kesadaran diri, memperbaiki akhlak, serta menjadikan momen setelah Ramadan sebagai titik awal perubahan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Acara dipandu oleh Chusin Asrori selaku pembawa acara yang mengarahkan jalannya kegiatan secara tertib dan sistematis.
Sementara itu, tausyiah disampaikan oleh Mahfudz Arifin dengan mengangkat tema Halal Bihalal. Ia menjelaskan bahwa halal bihalal bukan hanya tradisi, tetapi memiliki nilai spiritual berupa saling memaafkan, memperbaiki hubungan antarsesama, serta membersihkan hati.
“Momentum Idulfitri harus dimaknai sebagai sarana kembali kepada fitrah, dengan memperkuat silaturahmi dan menghilangkan rasa dendam,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusias dari warga binaan. Pokjaluh Lampung Timur berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi dalam membangun karakter masyarakat yang religius, termasuk di lingkungan rutan.***(NL)
