Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Marwansyah, mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Semester II Tahun Anggaran 2025. Hadir pula dalam kesempatan itu Plh. Kasi Penmad Ahmad Tsauban, Ketua KKM 1 Darsono dan Staf Penmad Lampung Timur. Acara dilaksanakan pada Senin, 09 Februari 2026 di MI Muhammadiyah Wonosari, Kabupaten Lampung Timur.
Kegiatan monitoring ini diikuti oleh Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MIN 1 Lampung Timur sejumlah 35 Madrasah Ibtidaiyah, yang mengundang seluruh kepala Madrasah KKM 1. Monev BOS bertujuan untuk memastikan pengelolaan dana BOS berjalan sesuai dengan ketentuan, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan Madrasah.
Dalam arahannya, Marwansyah menekankan pentingnya pengelolaan dana BOS yang selaras dengan visi dan misi Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan pendidikan adrasah yang berkualitas, moderat, dan berdaya saing. “Dana BOS merupakan instrumen strategis pemerintah dalam mendukung keberlangsungan dan peningkatan kualitas pendidikan Madrasah, oleh karena itu pengelolaannya harus profesional, tertib administrasi, serta berorientasi pada peningkatan layanan pendidikan kepada peserta didik,” tegas Marwansyah.
Lebih lanjut Marwansyah juga menambahkan bahwa pengelolaan BOS harus mencerminkan nilai-nilai integritas dan tanggung jawab, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama. “Melalui monitoring dan evaluasi ini, kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana BOS benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan peserta didik dan mendukung terwujudnya Visi Misi Kemenag sebagai institusi yang melayani umat dengan sepenuh hati,” tambahnya.
Marwansyah berharap kegiatan monitoring dan evaluasi BOS ini dapat menjadi sarana evaluatif dan pembinaan bagi Madrasah, sehingga ke depan pengelolaan anggaran semakin baik, tertib, dan berdampak nyata terhadap peningkatan mutu pembelajaran di Madrasah.
Tidak ada perbedaan pelayanan bagi setiap Madrasah, semua mempunyai kesempatan yang sama untuk dapat tumbuh dan berkembang serta berprestasi sesuai potensi yang dimiliki. Acara dilanjutkan dengan arahan dari Plh. Kasi Penmad dan Diskusi sehat demi mewujudkan Madrasah yang Bermutu, Maju dan Mendunia. Salah satunya mempersiapkan strategi meraih juara pada program OMI, MT2QM dan Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan tahun 2026.
