Search

Pokjaluh Lampung Timur Umumkan Pemenang PENAIS Award 2026 Tingkat Kabupaten

Pokjaluh Lampung Timur Umumkan Pemenang PENAIS Award 2026 Tingkat Kabupaten

Lampung Timur (Humas Pokjaluh)--- Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Islam Kabupaten Lampung Timur secara resmi mengumumkan pemenang PENAIS Award 2026 tingkat kabupaten pada Rabu (04/02/2026). Pengumuman pemenang tersebut dilaksanakan dalam rangka rapat koordinasi (rakor) dan dihadiri oleh Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Lampung Timur beserta jajaran pengurus, Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Islam Kabupaten Lampung Timur, serta Penyuluh Agama Islam se-Kabupaten Lampung Timur.

Berdasarkan hasil penilaian tim seleksi, Juara I diraih oleh Devi Tias Pratiwi, Penyuluh Agama Islam dari KUA Labuhan Maringgai. Juara II diraih oleh Zainal Abidin dari KUA Way Bungur, sedangkan Juara III diraih oleh Yusuf dari KUA Sekampung Udik.

Plh. Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Kusaeni, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam ajang PENAIS Award tingkat kabupaten. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk mengukur kompetensi, dedikasi, serta inovasi penyuluh agama Islam dalam melaksanakan tugas pembinaan umat.

“PENAIS Award merupakan wadah apresiasi sekaligus evaluasi kinerja penyuluh agama Islam. Melalui ajang ini diharapkan lahir penyuluh yang profesional, inspiratif, dan mampu menjadi penggerak penguatan moderasi beragama di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, seleksi PENAIS Award 2026 tingkat kabupaten diikuti oleh 11 Penyuluh Agama Islam, masing-masing merupakan utusan dari KUA kecamatan se-Kabupaten Lampung Timur. Para peserta mempresentasikan program unggulan, inovasi layanan, serta praktik baik (best practice) penyuluhan keagamaan yang telah dilaksanakan di wilayah tugas masing-masing.

Melalui hasil seleksi ini, Juara I akan mewakili Kabupaten Lampung Timur pada ajang PENAIS Award tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026. Diharapkan, capaian ini dapat semakin memotivasi penyuluh agama Islam untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan serta berkontribusi aktif dalam pembangunan kehidupan keagamaan yang moderat dan inklusif di Kabupaten Lampung Timur.***(NL)