Search

Baksos Khitan Massal dan Donor Darah, Kepala Kemenag Tegaskan Asta Protas di HAB 80

Baksos Khitan Massal dan Donor Darah, Kepala Kemenag Tegaskan Asta Protas di HAB 80

Lampung Timur — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, H. Indrajaya, S.Ag., M.A.P., memberikan sambutan pada kegiatan Khitan Massal dan Donor Darah dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 Tahun 2026, yang dilaksanakan pagi ini di Aula Kantor Kemenag Lampung Timur, Sukadana.

Dalam sambutannya, H. Indrajaya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan sosial tersebut, khususnya Tim Medis RSU Sukadana, PMI Kabupaten Lampung Timur, panitia pelaksana, serta para orang tua dan anak-anak yang menjadi peserta khitan massal.

“Atas nama Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada tim medis RSU Sukadana, PMI Lampung Timur, panitia, serta anak-anak hebat yang hari ini mengikuti khitan massal. Ini adalah kegiatan mulia dan penuh nilai kemanusiaan,” ujar Indrajaya.

Lebih lanjut, Indrajaya menegaskan bahwa kegiatan khitan massal dan donor darah ini merupakan implementasi langsung Asta Protas Kementerian Agama, yakni Delapan Program Prioritas Kemenag periode 2025–2029, yang diluncurkan untuk memberikan dampak nyata bagi umat. Delapan fokus tersebut meliputi:

1. Meningkatkan Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan,

2. Penguatan Ekoteologi,

3. Layanan Keagamaan Berdampak,

4. Pendidikan Unggul,

5. Pemberdayaan Pesantren,

6. Pemberdayaan Ekonomi Umat,

7. Sukses Haji, dan

8. Digitalisasi Tata Kelola.

“Hari ini, melalui bakti sosial khitan massal dan donor darah, kami jajaran Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur mengimplementasikan secara nyata program kerukunan dan cinta kemanusiaan, bertepatan dengan momentum Hari Amal Bakti ke-80 Tahun 2026,” tegasnya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HAB ke-80, tetapi juga mencerminkan komitmen Kementerian Agama untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan umat, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan lintas lapisan masyarakat.