Search

KUA WAY BUNGUR LAKUKAN SILATURAHMI DAN PEMBINAAN KEMASJIDAN SECARA INTENSIF

KUA WAY BUNGUR LAKUKAN SILATURAHMI DAN PEMBINAAN KEMASJIDAN SECARA INTENSIF

Way Bungur (inmas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur melaksanakan kegiatan Silaturahmi dan Pembinaan Kemasjidan se-Kecamatan Way Bungur dimulai dari hari ini, Rabu (2/2/2022), yang mengambil tempat Masjid Pondok Pesantren Baiturrohman Desa Kali Pasir.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Way Bungur, H. Solihin Panji, S.Th.I., M.Sy., Kepala Desa Kali Pasir, Suhermanto, Tokoh LDII Kali Pasir, H. Slamet Widodo, para Ustadz Madrasah Diniyah Takmiliyah, Penyuluh Agama Islam Fungsional, para Penyuluh Agama Non PNS, JFU, dan Mahasiswa PPL IAIN Metro, serta seluruh pengurus masjid yang ada di Desa Kali Pasir

“Sengaja kita merubah sistem yang selama ini berlaku yakni mengundang pengurus masjid se kecamatan untuk diberikan pembinaan di KUA. Kali ini dan seterusnya kita yang turba [turun ke bawah] kita adakan pembinaan manajemen masjid langsung di masjid dibungkus dengan bingkai silaturahmi, saya yakin hasilnya lebih efektif karena semakin banyak yang bisa hadir dan menyimak serta semakin mendekatkan kita [KUA] dengan masyarakat, sehingga bisa langsung menjawab keluhan mereka di bidang keagamaan, karena terkadang masyarakat masih enggan curhat langsung ke KUA, tapi pas _didatengin_ dia mau cerita panjang” terang Solihin.

Poin penting yang disampaikan dalam pembinaan adalah persoalan toleransi dalam beragama, tidak hanya toleransi antar umat beragama namun harus dimulai dengan toleransi inter umat seagama, memperkuat ukhuwah Islamiyah, Wathoniyah, dan Basyariyah, bagaimana Manajemen Masjid yang baik, dan Fikih Takmir Masjid yang mendapatkan respon sangat positif dari para jemaah.

“Inilah hakikat moderasi beragama atau dalam istilah agamanya _tasamuh, tawasuth, tawazun, dan i’tidal fiddin_ , bukan hanya  toleransi pada perbedaan agama, namun juga mentolerir perbedaan khilafiyah antar umat seagama, apalagi pada ranah furu’iyah, sehingga dengan ini semua persaudaraan tetap bisa terjaga, terlebih dalam 59 hari ke depan kita akan menyongsong kehadiran tamu agung yakni Bulan Suci Ramadhan tahun 1443 H/2022M” lanjut Ka. KUA Way Bungur ini.*** (TAC)