Lampung Timur (humas)— Penyuluh Agama Kabupaten Lampung Timur kembali melaksanakan pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sukadana. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kelompok 2 Penyuluh Agama Islam diantaranya Ali Imron Rosyadi, Ahmad Yusuf, Jaenuri, Purnomosidi, Novie Setiyarsih, Ariani, dan Bakiyatus Sholihah sebagai bagian dari program rutin pembinaan mental, spiritual, dan peningkatan pemahaman ibadah. Selasa (25/11/2025).
Kegiatan dibuka dengan sambutan Pembina Kepribadian Rutan, Bapak Kusnandar, yang menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pihak Rutan dan Penyuluh Agama. Ia menegaskan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membangun kesadaran diri dan memperbaiki kualitas hidup para WBP. “Kami berharap kegiatan ini menjadi bekal bagi warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Dilanjutkan dengan sambutan Pokjaluh Kabupaten Lampung Timur, Pk. Purnomosidi, S.Ag., M.H., yang menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan sebagai bentuk pelayanan keagamaan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan. Ia juga mengapresiasi komitmen para penyuluh dalam menghadirkan materi yang relevan dan aplikatif. “Program seperti ini adalah ikhtiar bersama untuk menanamkan nilai ibadah dan akhlak mulia,” tuturnya.
Acara inti diisi dengan tausiah oleh Imron Rosyadi, S.Ag., M.H., yang membawakan materi “Praktik Sholat Berjamaah dan Gerakan Sholat”. Dalam penyampaiannya, beliau tidak hanya menjelaskan teori, tetapi juga mengajak WBP untuk mempraktikkan gerakan sholat secara langsung. Tujuannya agar para peserta memahami tata cara ibadah dengan benar dan dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Suasana pembinaan berlangsung interaktif dan penuh antusias.
Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ahmad Yusuf, S.H., memohon keberkahan serta kemantapan hati bagi seluruh peserta dalam meningkatkan kualitas ibadah dan kepribadian.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para WBP dapat memperoleh pemahaman ibadah yang lebih baik serta membangun motivasi untuk memperbaiki diri selama masa pembinaan. Program serupa direncanakan akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembinaan keagamaan berkelanjutan di Rutan Kelas IIB Sukadana.**ns
