LAMPUNG TIMUR [Humas] Sejak pagi, ribuan pengantar memadati halaman Islamic Centre Lampung Timur untuk mengantarkan para calon jamaah haji Kloter JKG 07. Suasana haru dan semangat religius membaur menjelang pelepasan resmi yang dijadwalkan Jumat sore (2/5).
Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur melalui Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) memastikan bahwa pelepasan Kloter 7 akan dilakukan secara resmi oleh Bupati Lampung Timur, Hj. Ela Siti Nuryamah, pada pukul 14.00 WIB di halaman Islamic Centre.
Kasi PHU Kemenag Lampung Timur menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan proses pemberangkatan berjalan tertib dan lancar sesuai arahan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Antara Lampung.
“Acara Pelepasan Jama'ah Haji Kloter 7 Lampung Timur akan dilepas secara resmi oleh Bupati Hj. Ela Siti Nuryamah sesuai jadwal pukul 14.00 WIB sampai selesai,” ujar Kasi PHU saat ditemui di lokasi.
Lebih lanjut, ia menyampaikan beberapa poin penting yang harus diperhatikan oleh jamaah maupun pihak terkait:
1. Jamaah wajib menggunakan seragam batik nasional saat kedatangan dan kepulangan.
2. Tidak diperkenankan memakai atribut atau rompi dari organisasi lain.
3. Jamaah yang menggunakan kursi roda wajib memberi tanda identitas yang jelas.
4. SPMA dikumpulkan secara kolektif dan dipisah berdasarkan jenis jamaah (pria, wanita, lansia, risiko tinggi, dan difabel).
5. Akses masuk jamaah melalui pintu Masjid Nurul Ulum.
6. Koper kecil diserahkan di pintu masuk asrama.
7. Petugas PPIH kabupaten/kota diminta standby di asrama hingga jamaah diberangkatkan.
8. Petugas KBIHU tidak diperkenankan memasuki asrama haji.
9. Koper besar dikirim lebih awal dan dikoordinasikan dengan bagian koper PPIH.
10. Jamaah diminta tidak menyerahkan lembar pelunasan, melainkan tetap membawanya sebagai antisipasi jika diperlukan.
“Demikian mohon bantuan dan kerjasamanya,” tutup Kasi PHU, sembari berharap proses pelepasan dan keberangkatan Kloter 7 berjalan aman, lancar, dan penuh berkah.
