Search

Penyuluh Agama Islam KUA Sekampung Udik Sampaikan Materi pada Giat Suscatin hari ini

Penyuluh Agama Islam KUA Sekampung Udik Sampaikan Materi pada Giat Suscatin hari ini

LAMPUNG TIMUR [Humas] Sekampung Udik, Kamis (5/12/2024) – Kantor Urusan Agama (KUA) Sekampung Udik kembali menggelar Kursus Calon Pengantin (Suscatin) di ruang BP4 KUA. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber berkompeten, yaitu Penyuluh Agama Islam Fungsional, Ibu Kartini, S.Ag., dan Penyuluh Agama Islam PPPK, Bapak Jamaludin, S.H.  

Suscatin kali ini mengusung dua materi utama yang sangat relevan dalam membangun pondasi keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Ibu Kartini memaparkan kewajiban suami dan istri dalam rumah tangga, menekankan pentingnya saling menghormati, berbagi tanggung jawab, dan menjalin komunikasi yang baik. Ia mengingatkan bahwa hubungan suami istri bukan hanya soal hak dan kewajiban, tetapi juga kerja sama untuk mewujudkan keharmonisan rumah tangga.  

“Suami adalah pemimpin keluarga, sementara istri adalah pendamping setia. Dalam Islam, keduanya memiliki kewajiban untuk saling melengkapi dan mendukung, bukan saling menuntut,” ujar Ibu Kartini dalam paparannya.  

Sementara itu, Bapak Jamaludin menyampaikan materi tentang bahaya judi dan judi online. Ia menyoroti dampak negatif judi, baik dari sisi ekonomi, psikologis, maupun spiritual. Judi, termasuk judi online yang semakin marak, sering menjadi penyebab konflik rumah tangga dan kehancuran keluarga.  

“Judi adalah penyakit sosial yang dapat merusak individu dan keluarga. Judi online bahkan lebih berbahaya karena aksesnya yang mudah dan sering kali sulit terdeteksi. Calon pengantin harus memahami bahaya ini agar dapat membangun keluarga yang bebas dari hal-hal destruktif,” tegas Bapak Jamaludin.  

Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah pasangan calon pengantin yang antusias mendengarkan materi. Mereka juga diberi kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi dengan para narasumber.  

Kepala KUA Sekampung Udik, H. Feri Prastiana, S.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Suscatin ini bertujuan membekali calon pengantin dengan pemahaman yang mendalam tentang peran dan tanggung jawab mereka, serta memperkuat komitmen dalam membangun keluarga yang kokoh.  

“Kami berharap materi ini memberikan manfaat nyata, sehingga para peserta tidak hanya siap menikah secara administratif, tetapi juga secara mental, spiritual, dan sosial,” tuturnya.  

Melalui Suscatin ini, KUA Sekampung Udik berupaya memberikan kontribusi nyata dalam mempersiapkan generasi keluarga yang berkualitas dan mengurangi potensi konflik rumah tangga di masa depan. [Jr]