Search

Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan di Kecamatan Labuhan Maringgai: Menguatkan Komitmen Ikhlas dalam Tanggung Jawab Suami Dan Istrii

Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan di Kecamatan Labuhan Maringgai: Menguatkan Komitmen Ikhlas dalam Tanggung Jawab Suami Dan Istrii

Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan di Kecamatan Labuhan Maringgai: Menguatkan Komitmen Ikhlas dalam Tanggung Jawab Suami dan Istri

Labuhan Maringgai, 4 Desember 2024 – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Labuhan Maringgai mengadakan kegiatan Bimbingan Perkawinan yang diikuti oleh lima pasang calon pengantin. Kegiatan ini mengusung tema "Ikhlas dalam Menjalankan Tanggung Jawab sebagai Suami dan Istri".

Acara ini bertujuan membekali calon pengantin dengan pemahaman mendalam tentang pentingnya tanggung jawab dan ikhlas dalam menjalani kehidupan rumah tangga, serta mempersiapkan mereka untuk membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Narasumber Berkompeten

Bimbingan ini diisi oleh sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya:

1. Kepala KUA Labuhan Maringgai, yang menyampaikan materi terkait administrasi pernikahan. Peserta diberikan pemahaman mengenai prosedur dan syarat administrasi yang harus dipenuhi dalam pernikahan, termasuk pentingnya menjaga keabsahan dokumen pernikahan.

2. Supriyadi, M.Pd., Penghulu di KUA Labuhan Maringgai, yang memberikan materi tentang membangun keluarga sakinah. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang sehat dan saling pengertian dalam menciptakan rumah tangga yang harmonis.

3. Devi Tias Pratiwi, S.Kom.I, yang memaparkan strategi perencanaan ekonomi keluarga. Dalam sesinya, Devi memberikan tips tentang pengelolaan keuangan keluarga yang bijak dan pentingnya menyusun anggaran bersama untuk mencapai kestabilan ekonomi rumah tangga.

4. Ratna, yang membawakan materi tentang kesehatan keluarga. Fokus pembahasannya adalah menjaga kesehatan fisik dan mental pasangan serta pentingnya pola hidup sehat sebagai salah satu pondasi keluarga yang bahagia.

Suasana Interaktif dan Edukatif

Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif, di mana calon pengantin tidak hanya mendengarkan paparan materi, tetapi juga berkesempatan bertanya langsung kepada para narasumber. Peserta mengaku antusias dan merasa lebih siap untuk menghadapi kehidupan rumah tangga setelah mengikuti bimbingan ini.

“Melalui bimbingan ini, kami berharap para calon pengantin dapat memahami bahwa pernikahan bukan sekadar perayaan, tetapi juga tanggung jawab besar yang memerlukan kerja sama, pengertian, dan keikhlasan,” ujar Kepala KUA Labuhan Maringgai dalam sambutannya.

Kegiatan ini diakhiri dengan pembagian sertifikat sebagai tanda bahwa peserta telah mengikuti bimbingan pranikah ini. Para calon pengantin mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai bekal membangun rumah tangga yang harmonis