Search

"Pembinaan Keagamaan Menginspirasi Warga Binaan Lapas Sukadana: Penyuluh KUA Labuhan Maringgai Beri Harapan Baru"

"Pembinaan Keagamaan Menginspirasi Warga Binaan Lapas Sukadana: Penyuluh KUA Labuhan Maringgai Beri Harapan Baru"

Sukadana, 3 Desember 2024 – Puluhan warga binaan Lapas Sukadana, Lampung Timur, mendapatkan pencerahan spiritual yang mendalam dalam sesi pembinaan keagamaan yang digelar oleh dua Penyuluh Agama Islam dari KUA Labuhan Maringgai, Chusin Asrori S.H dan Mahfud Arifin, S.H. Dalam suasana penuh harapan, mereka berbagi pengetahuan dan memberikan motivasi kepada para narapidana untuk memanfaatkan masa di dalam penjara sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan membangun masa depan yang lebih baik.


Asrori, yang memulai pembinaan, menyampaikan bahwa setiap ujian dalam hidup adalah peluang untuk perubahan. "Jangan anggap masa sulit ini sebagai akhir, tetapi sebagai titik awal untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Allah selalu memberikan kesempatan bagi hamba-Nya yang ingin berubah menjadi lebih baik," ungkap Asrori dengan penuh semangat. Ia juga menekankan pentingnya introspeksi, dengan menjadikan setiap cobaan sebagai sarana untuk lebih mengenal diri sendiri dan Tuhan.

Mahfud Arifin menambahkan bahwa kekuatan spiritual sangat diperlukan untuk menghadapi berbagai ujian hidup. Ia mengajak para warga binaan untuk memperdalam ibadah, seperti sholat dan membaca Al-Qur'an, sebagai cara untuk mencapai ketenangan hati. "Ketika kita menjaga hubungan kita dengan Allah, hati akan terasa tenang dan jiwa akan lebih kuat. Jangan pernah merasa sendirian dalam perjalanan ini, karena Allah selalu bersama kita," pesan Mahfud yang disambut antusias oleh para warga binaan.

Selama sesi tanya jawab, warga binaan terlihat sangat tertarik dan aktif bertanya mengenai cara menjalani hidup dengan lebih bermakna dan menjaga iman di tengah tantangan. Asrori dan Mahfud memberikan penjelasan yang penuh hikmah, memberikan motivasi untuk tidak pernah menyerah dan selalu berusaha menjadi lebih baik, apapun situasinya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak Lapas Sukadana. Kepala Lapas Sukadana mengungkapkan, "Kami sangat menghargai kegiatan pembinaan agama seperti ini. Selain memberikan ilmu agama, kegiatan ini juga memberikan semangat baru bagi warga binaan untuk memperbaiki diri, menyadari potensi diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih cerah."

Dengan adanya pembinaan keagamaan ini, diharapkan para warga binaan Lapas Sukadana dapat mengubah pandangan hidup mereka, meningkatkan keimanan, dan memanfaatkan masa di dalam Lapas untuk memperbaiki diri secara spiritual. Sehingga, mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, lebih bertanggung jawab, dan lebih dekat dengan Allah. "MKA"