Sukadana, 3 Desember 2024 – Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jabung, Nur Hidayat, melakukan kegiatan pembinaan keagamaan di Lapas Sukadana, Lampung Timur. Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan warga binaan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman agama dan motivasi spiritual kepada para narapidana, agar mereka dapat menjalani proses hukuman dengan kesadaran dan memperbaiki diri.
Dalam sesi pembinaan tersebut, Nur Hidayat memberikan pencerahan mengenai pentingnya introspeksi dan perbaikan diri dalam menjalani hidup, terutama dalam masa hukuman. Ia mengajak para warga binaan untuk tidak hanya fokus pada masa lalu, tetapi juga melihat masa depan dengan lebih optimis melalui perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik.
“Setiap individu memiliki kesempatan untuk berubah, dan Islam mengajarkan kita untuk selalu memperbaiki diri. Jangan biarkan masa lalu menghantui, tetapi jadikan ini sebagai kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Nur Hidayat dalam materinya.
Selain itu, Nur Hidayat juga mengingatkan para warga binaan untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, dengan mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa meskipun mereka berada di dalam Lapas, mereka tetap memiliki kesempatan untuk berbuat kebaikan, berdoa, dan memperbaiki hubungan dengan Tuhan.
Para warga binaan yang hadir menunjukkan antusiasme yang tinggi selama sesi pembinaan. Beberapa dari mereka turut mengajukan pertanyaan terkait cara meningkatkan kedekatan dengan Allah dan memperbaiki diri di tengah kehidupan yang penuh tantangan di dalam Lapas. Nur Hidayat dengan sabar menjawab setiap pertanyaan dan memberikan solusi praktis yang dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan pembinaan ini mendapat apresiasi dari pihak Lapas Sukadana, yang berharap bahwa melalui edukasi keagamaan, warga binaan dapat memperoleh semangat baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Kegiatan semacam ini juga diharapkan dapat menjadi bagian dari proses rehabilitasi mental dan spiritual bagi para narapidana, sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih positif dan produktif.
Kepala Lapas Sukadana mengungkapkan, “Kami sangat mengapresiasi kegiatan pembinaan agama yang diberikan kepada warga binaan. Ini merupakan langkah penting dalam memberikan mereka bekal moral dan spiritual yang akan bermanfaat bagi kehidupan mereka di masa depan.” "MKA"
