Lampung Timur (Humas)– Majlis Taklim Al-Jihad kini resmi tercatat sebagai lembaga keagamaan setelah menerima Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) KUA Kecamatan Pekalongan, Idawati, S.Th.I, M.H., pada acara yang berlangsung khidmat di rumah Ibu Markonah, Ketua Majlis Taklim Al-Jihad, Jum'at (29/11).
Penyerahan SKT tersebut disaksikan oleh 25 jamaah majlis taklim yang hadir. Sebelum prosesi penyerahan, acara diisi dengan tausiah bertema **“Lakukan Lima Perkara Sebelum Datang Lima Perkara”**, yang menekankan pentingnya pemanfaatan waktu dan kesempatan untuk amal kebaikan. Tausiah ini berhasil menginspirasi jamaah untuk semakin bersemangat dalam memperkuat keimanan dan amal ibadah.
Idawati menyampaikan bahwa penerbitan SKT ini adalah bentuk pengakuan formal pemerintah atas keberadaan Majlis Taklim Al-Jihad sebagai salah satu wadah pembinaan keagamaan di masyarakat. “Semoga dengan terdaftarnya majlis taklim ini, dakwah Islam semakin berkembang dan memberikan manfaat luas kepada masyarakat,” ujarnya.
Ketua Majlis Taklim, Ibu Dasilah, juga mengungkapkan harapannya agar majlis ini terus menjadi tempat belajar dan berdakwah yang produktif bagi para jamaah. "Kami berkomitmen untuk menjadikan majlis ini sebagai sumber inspirasi dan penguatan spiritual bagi semua," katanya.
Acara ini ditutup dengan doa bersama, mencerminkan semangat kebersamaan dan harapan untuk keberkahan dalam setiap langkah dakwah Majlis Taklim Al-Jihad.
Penyerahan SKT ini menjadi langkah penting dalam perjalanan majlis taklim tersebut, sekaligus sinyal kuat bahwa komunitas keagamaan di Pekalongan semakin solid dan terorganisasi untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.(Idawati)
