Search

FASDA Lampung Timur Mengikuti Refreshmen FASDA Implementasi Program Baru Dirjen Pendis

FASDA Lampung Timur Mengikuti Refreshmen FASDA Implementasi Program Baru Dirjen Pendis
Refreshmen Fasda angkatan 1 tahun 2024 diikuti oleh 389 peserta dari 17 provinsi di Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 19-22 Agustus 2024 di Redtop Hotel & Convention Center, Jakarta Pusat. Pada kesempatan ini berkesempatan Fasda dari Lampung Timur hanya 4 orang Fasda yang mendapatkan undangan, yaitu Dr. Zuni Insyi Sholihati, M.Pd.I Fasda Pengawas, Eka Wiyati, M.Pd.I Fasda Kamad, Hj. Febry Maryana, S.Ag Fasda Numerasi, Didi Rahmadi, S.Pd Fasda Sains.


Selanjutnya acara di buka oleh direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah RI Dr. Thobib Al-Asyhar, M.Si. Pada kesempatan itu beliau menyampaikan bahwa Fasda mempunyai tugas untuk memfasilitasi guru-guru di daerah agar meningkat kompetensinya serta semakin berkualitas.

Sebagai informasi kegiatan refreshmen terselenggara atas kerjasama antara Kementerian Agama dan Bank Dunia, yang akan berakhir pada tahun 2024. Meskipun kerjasama itu telah berakhir, namun seluruh Fasda yang mengikuti refreshmen pada tahun ini tetap mempunyai kewajiban untuk melaksanakan tugasnya, yaitu mendampingi dan memfasilitasi para guru se- Indonesia.

Kegiatan PKB tahun berikutnya kemungkinan besar akan dilaksanakan secara online. Hal itu akan menjadi tugas bagi para Fasda yang telah mengikuti refreshmen. Namun tidak menuntup kemungkinan para Fasda dapat menjadi narasumber, fasilitator secara luring sesuai kebijakan daerah masing-masing.

Lebih lanjut dalam kesempatan ini Direktur GTK berpesan agar para Fasda mampu menjadi guru, inspiratif, dan mampu melahirkan guru-guru yang inspiratif pula. Menurut Thobib guru inspiratif mempunyai indikator :
1. Sejak awal mempunyai niat tugas-tugas kenabian. Tugas kenabian tersebut terdapat dalam surat Jumah ayat 2 yang secara sederhana dapat dimaknai bahwa tugas kenabian itu adalah menyampaikan ayat kauniyah dan qauliyah, membersihkan jiwa anak didik, mengajarkan ilmu pengetahuan dan mengajarkan tentang kearifan.
2. Seorang guru yang mencintai ilmu dan profesinya.
3. Guru yang mampu menggali potensi anak didiknya, bukan sekadar melihat kelemahannya yang termuat dalam kelas berdiferensiasi.
4. Guru yang mempunyai ikatan emosional dengan anak didiknya (guru yang dirindukan).
5. Guru yang mampu menumbuhkan sikap kritis dan inspiratif bagi anak didiknya.

Pada dasarnya ada empat tingkatan guru, yaitu : 
1. Medium Teacher
2. Good Teacher
3. Excellent Teacher
4. Grade Teacher
"Maka jangan pernah berhenti berbagi kebaikan kepada guru-guru dan anak didik."