Lampung Timur (Humas) - Pusat Kerukunan Umat Beragama Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI selenggarakan Rapat koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Program Kerja Moderasi Beragama dan Penyusunan rogram kerja Kelompok Kerja Penyuluh, Pengawas dan Guru Lintas Agama di Mercure Serpong Alam Sutera, Kamis - Sabtu, 11 - 13 juli 2024. Hadir dalam kegiatan Sekretaris Jenderal Kemenag RI, Prof. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP, MT, KaKanwil Kemenag Banten, Kabag TU Kanwil Kemenag Se.Indonesia, ketua Tim KUB dan operator Kanwil Kemenag Se Indonesia, Pengurus POKJALUH Lintas Agama Nasional, Pengurus Pokjawas Nasional, Pengurus Pokja MGMP guru Agama Lintas Agama Nasional dan panitia PKUB ,dan juga Penyuluh Agama Islam Fungsional Lampung Timur Indrayati, S.H.I, M.H sebagai Kepala Bidang Deteksi Dini Konflik Berdimensi Agama selaku pengurus Kelompok Kerja Penyuluh Lintaas Agama Kementerian Agama Tingkat Nasional Periode 2023 - 2026 .
Rapat dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Kemenag RI, M.Ali Ramdhani. Menurutnya, dalam rangka persiapan Indonesia emas pada tahun 2045, Kemenag hadir dalam program prioritas salah satunya adalah Moderasi Beragama, yaitu dengan menjaga harmoni anak bangsa dan menjaga kerukunan umat beargama, karena Moderasi Beragama merupakan salah satu model cara menjalankan agama. Sebuah perbedaan adalah keindahan, karena lukisan yang indah karena banyak warna, makanan yang enak karena banyak rasa dengan proporsi yang seimbang.
Kementerian Agama mengutamakan hal yang preventif bukan rehabilitatif , untuk itu tujuan pada rakor evaluasi ini Menteri Agama melalui Pusat Kerukunan Umat Beragama tidak laginmenyusun program dalam tahapan hanya wacana saja tapi meningkat pada taraf implementasi gerakan kerukunan baik berupa aksi dan transformasi, tambahnya.
Dan "hendaknya seluruh ASN Kemeang dapat mengexpose jenis peristiwa Keagamaan positif yang telah dilakukan untuk mengimbangi jenis peristiwa kegamaan negatif", harapnya.
Sementara itu Plt PKUB H. Wawan Djunaedi, M.A dalam laporannya mengatakan, kegiatan tahunan PKUB Kemenag ini diharapkan menjadi forum nasional para pemangku kebijakan dan pelaksana program kerukunan umat beragama di lingkungan Kementerian Agama RI.
"Kegiatan ini untuk mengevaluasi program kerukunan umat beragama yang kemudian dapat dijadikan senagai bahan rumusan serangkaian perbaikan dan penguatan kerukunan umat beragama" tutur Djunaedi. (Devi)
